BPBD Buol Minta Seluruh Desa Pasang Jalur Evakuasi untuk Antisipasi Bencana

  • 11 Jul 2026 16:53 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID,Tolitoli - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol mengimbau seluruh pemerintah desa di wilayah tersebut untuk segera memasang jalur evakuasi dan menetapkan titik kumpul sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol, Mohammad Kachfi Mardjuni, kepada rri.co.id Kamis 9 Juli 2026 mengatakan keberadaan jalur evakuasi sangat penting untuk mempercepat proses penyelamatan warga ketika terjadi bencana, seperti gempa bumi, kebakaran, tsunami, maupun bencana alam lainnya.

Menurutnya, jalur evakuasi merupakan jalur penyelamatan yang dirancang khusus untuk menghubungkan seluruh area menuju lokasi yang aman sebagai titik kumpul masyarakat. Keberadaan jalur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilisasi warga saat kondisi darurat sekaligus meminimalkan risiko kepanikan yang dapat membahayakan keselamatan.

"Setiap desa diharapkan memiliki jalur evakuasi dan titik kumpul yang jelas sehingga masyarakat mengetahui arah penyelamatan ketika terjadi bencana. Dengan demikian, proses evakuasi dapat berlangsung lebih cepat, tertib, dan mampu mengurangi potensi korban jiwa," ujar Mohammad Kachfi Mardjuni

Ia menjelaskan, Kabupaten Buol merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi karena sebagian besar wilayah kecamatannya berada di kawasan pesisir pantai. Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik terhadap ancaman bencana, terutama gempa bumi dan tsunami.

Oleh karena itu, BPBD terus mendorong peningkatan edukasi dan mitigasi kebencanaan kepada masyarakat, khususnya warga yang bermukim di kawasan pesisir. Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat memahami prosedur penyelamatan diri, mengenali jalur evakuasi, serta mengetahui lokasi titik kumpul yang telah ditetapkan.

Selain itu, pemerintah desa diharapkan dapat memasang rambu-rambu jalur evakuasi di lokasi strategis sehingga mudah dikenali oleh masyarakat maupun pendatang saat terjadi keadaan darurat.

Mohammad Kachfi Mardjuni juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang ketika menghadapi bencana dan segera menuju lokasi yang aman melalui jalur evakuasi yang telah dipersiapkan. Menurutnya, kepanikan justru dapat menghambat proses penyelamatan dan meningkatkan risiko terjadinya korban jiwa maupun kerugian harta benda.

"Kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi bencana. Dengan memahami jalur evakuasi dan mengikuti prosedur penyelamatan, diharapkan dampak bencana dapat diminimalkan," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....