Seluruh Desa di Buol Kini Miliki Jalur Evakuasi Bencana

  • 19 Jun 2026 14:41 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol – Pemerintah Kabupaten Buol melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memastikan seluruh desa di Kabupaten Buol telah memiliki rambu dan jalur evakuasi untuk memudahkan warga menuju lokasi aman saat terjadi keadaan darurat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol, Kachfi Mardjuni, menjelaskan bahwa jalur evakuasi merupakan rute penyelamatan yang dirancang khusus untuk menghubungkan berbagai area menuju tempat yang aman. Jalur tersebut berfungsi memobilisasi masyarakat secara cepat dan teratur guna menghindari ancaman bahaya saat terjadi bencana alam maupun kebakaran.

“Seluruh desa di Kabupaten Buol saat ini telah memiliki rambu atau jalur evakuasi yang dapat memudahkan masyarakat menuju tempat aman ketika terjadi bencana. Selain itu, masyarakat juga harus tetap tenang dan tidak panik agar dapat mengurangi risiko timbulnya korban jiwa,” ujar kalak BPBD kabupaten Buol Kachfi mardjuni kepada rri.co.id Kamis 18 Juni 2026

Ia mengatakan, selain menyiapkan sarana evakuasi, BPBD juga terus menjalin koordinasi dengan berbagai instansi terkait di Kabupaten Buol guna mempercepat penanganan pascabencana. Kerja sama lintas sektor dinilai penting untuk memastikan proses evakuasi, penanganan korban, hingga pemulihan kondisi dapat berjalan secara efektif.

Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, BPBD Buol juga aktif melaksanakan sosialisasi, edukasi kebencanaan, serta simulasi evakuasi di sekolah-sekolah. Kegiatan tersebut bertujuan membekali pelajar dan tenaga pendidik dengan pengetahuan dasar mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana.

“Kami terus melakukan sosialisasi dan simulasi kebencanaan di sekolah-sekolah agar siswa maupun guru siap menghadapi situasi darurat dan tidak panik ketika bencana terjadi. Dengan kesiapan yang baik, risiko korban jiwa maupun kerugian harta benda dapat diminimalkan,” tambahnya.

Kachfi juga menjelaskan bahwa jalur evakuasi harus dipasang pada lokasi yang mudah terlihat dan strategis, seperti koridor, persimpangan, dekat tangga darurat, serta pintu keluar gedung. Penempatan tersebut bertujuan agar masyarakat dapat dengan mudah mengikuti petunjuk menuju titik kumpul yang aman di luar ruangan saat kondisi darurat terjadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....