Kemenkum Sulteng Tegaskan Pentingnya Transformasi Branding Bagi Produk Lokal
- 25 Jun 2026 14:26 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID,Tolitoli – Upaya meningkatkan daya saing produk lokal terus menjadi perhatian Kanwil Kemenkum Sulteng, sehingga melalui Sosialisasi Penguatan Branding UMK dan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Banggai, Kemenkum menegaskan pentingnya transformasi branding sebagai kunci memenangkan persaingan pasar modern.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, dan dihadiri Kepala Divisi Pelayanan Hukum, I Putu Dharmayasa, didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Aida Julpha Tangkere.
Kehadiran jajaran Kanwil Kemenkum Sulteng, menjadi bentuk komitmen nyata dalam mendorong penguatan daya saing produk lokal melalui perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, mengatakan kualitas produk yang baik harus dibarengi dengan kekuatan branding agar mampu dikenal lebih luas oleh masyarakat.
“Banyak produk lokal yang memiliki kualitas luar biasa, namun belum memiliki identitas yang kuat. Karena itu, branding menjadi kebutuhan utama agar produk daerah tidak hanya laku di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas,” ucapnya, saat membuka Sosialisasi Penguatan Branding UMK dan Koperasi Merah Putih dilaksanakan di Kantor BRIDA Kabupaten Banggai, Rabu, 24 Juni 2026.
Menurutnya, branding bukan sekadar membuat logo atau kemasan menarik, melainkan membangun nilai, reputasi, dan kepercayaan konsumen terhadap suatu produk. Serta, menekankan transformasi digital harus dimanfaatkan secara maksimal oleh UMKM dan koperasi dalam memperkenalkan produknya kepada masyarakat.
“Era digital, memberikan peluang yang sangat besar bagi pelaku usaha, dengan strategi branding yang tepat dan pemanfaatan teknologi pemasaran digital, produk lokal Sulawesi Tengah dapat memiliki nilai tambah yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sehingga, dirinya optimis sinergi antara pemerintah daerah, BRIDA, dunia usaha dan Kanwil Kemenkum Sulteng, akan semakin memperkuat ekosistem usaha yang inovatif serta berorientasi pada perlindungan kekayaan intelektual.
Maka dari itu, para pelaku UMKM dan koperasi diharapkan semakin memahami pentingnya membangun identitas produk yang kuat, sebagai modal utama dalam menghadapi persaingan ekonomi yang semakin dinamis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....