Koperasi Desa Merah Putih Tayadun Bersiap Dongkrak Ekonomi Warga

  • 15 Jun 2026 09:23 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Pembangunan fisik gerai dan gudang Koperasi Merah Putih di Desa Tayadun, Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol, terus menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, progres pembangunan fasilitas penunjang ekonomi desa tersebut dilaporkan telah mencapai 57 persen.

Ketua Koperasi Merah Putih Desa Tayadun, Harun Mentemas, mengungkapkan bahwa koperasi yang mulai dibentuk sejak akhir Juni 2025 lalu ini disambut antusias oleh warga. Terbukti, saat ini koperasi telah berhasil menjaring sebanyak 121 anggota dari masyarakat setempat.

Meski proses perekrutan sempat ditahan sementara karena adanya kendala dalam pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan penyesuaian regulasi, berkas calon anggota baru dikabarkan terus dikumpulkan oleh pihak pengurus.

Selain berfungsi sebagai gerai perbelanjaan, keberadaan gudang koperasi ini disiapkan secara khusus untuk menampung potensi pertanian desa. Salah satu komoditas utama yang membidik pasar ini adalah jagung.

Melalui sistem kemitraan yang dibangun, masyarakat nantinya dapat menjual hasil panen mereka langsung ke koperasi tanpa harus melalui rantai tengkulak yang panjang.

"Kami berkomitmen untuk terus mengedepankan dan memaksimalkan seluruh potensi lokal yang ada demi mendongkrak sekaligus memajukan roda perekonomian masyarakat di Desa Tayadun," ujar Harun kepada rri.co.id, Sabtu 13 Juni 2026.

Terkait dengan perubahan regulasi dari pemerintah pusat, Harun mengaku pihak pengurus merasa lebih lega pasca-dicabutnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49.

Berdasarkan regulasi terbaru, beban biaya pembangunan kini tidak lagi dibebankan pada kas koperasi. Pendanaan dialihkan menggunakan dana desa yang disetor ke Bank Himbara setiap tahunnya selama jangka waktu 6 tahun. Perubahan ini dinilai sangat meringankan beban finansial awal koperasi yang baru merintis.

Menatap satu hingga dua tahun ke depan, Harun merasa sangat optimis bahwa lembaga yang dipimpinnya tersebut mampu mencapai target kemandirian di bidang pangan.

Fokus koperasi ke depan adalah memproduksi sendiri barang atau produk pangan lokal berkualitas. Produk ini nantinya tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga desa saja, melainkan juga didesain memiliki daya saing tinggi untuk dipasarkan ke berbagai daerah lain.

Dengan dukungan regulasi baru dan semangat kemitraan lokal, Koperasi Merah Putih Desa Tayadun optimis bisa segera rampung dan menjadi motor penggerak utama kemandirian pangan di Kecamatan Bokat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....