Jalan Kaki Jadi Gaya Hidup Sehat Lansia di Tolitoli
- 30 Mei 2026 18:22 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Komunitas Pejalan Kaki (KPK) di Kabupaten Tolitoli terus menunjukkan perkembangan positif sebagai wadah olahraga sekaligus ruang interaksi sosial bagi masyarakat, khususnya kalangan pralansia dan lansia. Komunitas yang telah terbentuk sekitar empat tahun tersebut kini semakin diminati masyarakat.
Ketua Komunitas Pejalan Kaki Tolitoli, Syafruddin, mengatakan komunitas ini menjadi sarana sederhana bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui aktivitas berjalan kaki secara rutin setiap hari.
“Komunitas pejalan kaki ini adalah komunitas olahraga yang aktivitasnya lebih banyak berjalan kaki. Anggotanya dari semua umur, tetapi lebih dominan pralansia dan lansia dengan rentang usia sekitar 45 sampai 70 tahun,” ujar Syafruddin saat wawancara RRI.CO.ID, Jumat, 29 Mei 2026.
Ia menjelaskan, kegiatan berjalan kaki biasanya dilakukan setiap hari selama kurang lebih 30 menit di kawasan Bundaran Kota Cengkeh Tolitoli. Dalam satu kali kegiatan, jumlah peserta yang hadir dapat mencapai 40 hingga 50 orang.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap olahraga jalan kaki terus meningkat dari waktu ke waktu. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya masyarakat yang ikut bergabung dalam aktivitas komunitas tersebut setiap harinya.
“Olahraga berjalan kaki ini paling murah dan gampang dilakukan. Selain sehat, kita juga bisa bersosialisasi sehingga suasana lebih happy dan tidak terasa sudah berjalan selama 30 menit,” katanya.
Syafruddin menilai, keberadaan komunitas tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga membantu menjaga kesehatan mental para anggota melalui interaksi sosial yang rutin dilakukan.
Ia menambahkan, terdapat tiga hal penting yang perlu diperhatikan ketika memasuki usia pralansia maupun lansia. Ketiga hal tersebut yakni menjaga kesehatan dengan tetap aktif berolahraga, melakukan aktivitas ringan sesuai hobi, serta menjaga hubungan sosial dengan lingkungan sekitar.
“Ada tiga hal penting ketika masuk usia lansia, yaitu menjaga kesehatan dengan aktivitas olahraga, melakukan aktivitas ringan seperti memancing atau berkebun, dan terus melakukan interaksi sosial dengan masyarakat maupun teman-teman,” ucapnya.
Syafruddin berharap semakin banyak masyarakat Tolitoli yang menyadari pentingnya olahraga ringan seperti berjalan kaki sebagai langkah menjaga kesehatan dan produktivitas di usia lanjut.
“Kalau tiga hal itu dilaksanakan, insya Allah kesehatan dan produktivitas di usia lanjut bisa terwujud,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....