Komunitas Pejalan Kaki Tolitoli Perkuat Interaksi Sosial Lansia

  • 30 Mei 2026 18:13 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Kehadiran Komunitas Pejalan Kaki (KPK) di Kabupaten Tolitoli tidak hanya menjadi wadah olahraga, tetapi juga memperkuat interaksi sosial masyarakat, khususnya bagi kalangan pralansia dan lansia.

Ketua Komunitas Pejalan Kaki Tolitoli, Pak Syafruddin, mengatakan komunitas tersebut telah aktif selama kurang lebih empat tahun dan rutin melaksanakan kegiatan berjalan kaki setiap hari di kawasan Bundaran Kota Cengkeh.

Dalam wawancara bersama RRI.CO.ID, Jumat, 29 Mei 2026, Syafruddin menjelaskan anggota komunitas didominasi masyarakat berusia 45 hingga 70 tahun. Aktivitas berjalan kaki dilakukan selama sekitar 30 menit dengan jumlah peserta mencapai 40 sampai 50 orang setiap harinya.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat mengikuti kegiatan tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di usia lanjut melalui olahraga ringan yang mudah dilakukan.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi terbukti setiap hari semakin bertambah. Dengan berjalan kaki kita bisa olahraga sekaligus bersosialisasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, suasana kebersamaan menjadi salah satu alasan para anggota merasa nyaman mengikuti kegiatan tersebut. Selain menjaga kebugaran tubuh, para anggota juga dapat saling bertukar cerita dan menjaga hubungan sosial antar sesama.

“Dengan olahraga sambil bersosialisasi, tidak terasa sudah berjalan selama 30 menit. Jadi lebih sehat dan lebih bahagia,” katanya.

Syafruddin menuturkan, menjaga interaksi sosial menjadi salah satu faktor penting bagi masyarakat usia lanjut agar tetap produktif dan tidak merasa sendiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan hidup di usia pralansia dan lansia melalui tiga aspek utama, yakni kesehatan, aktivitas ringan sesuai hobi, dan hubungan sosial yang baik dengan lingkungan sekitar.

“Ada tiga hal yang paling penting ketika sudah masuk lansia, yaitu menjaga kesehatan dengan olahraga, melakukan aktivitas ringan seperti memancing dan berkebun, serta terus berinteraksi sosial dengan masyarakat dan lingkungan sekitar,” tuturnya.

Ia berharap komunitas tersebut dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga sederhana yang dapat dilakukan oleh semua kalangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....