Kesbangpol, MBG dan Koperasi Merah Putih Jadi Pilar Siapkan Generasi Emas 2045

  • 21 Mei 2026 15:14 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tolitoli menegaskan pentingnya mempersiapkan generasi muda sebagai investasi jangka panjang agar mampu bersaing ditingkat global dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Badan Kesbangpol Kabupaten Tolitoli, Muhammad Ali, saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif “Tolitoli Menyapa” di Radio Republik Indonesia Tolitoli bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Rabu (20/5/2026).

Menurut Muhammad Ali, program nasional yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), memiliki hubungan erat dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Program MBG ini sangat bagus untuk menjaga gizi anak-anak bangsa. Bagaimana kita bisa mencerdaskan anak bangsa jika gizinya tidak cukup dan tidak seimbang? Anak-anak tidak akan bisa berpikir cerdas dan memiliki SDM yang kita harapkan ke depan tanpa gizi yang baik,” ujar Muhammad Ali.

Selain pemenuhan gizi, ia juga menyoroti program Koperasi Merah Putih sebagai langkah strategis pemerintah dalam menghidupkan ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan sehingga generasi muda di wilayah pedesaan dapat tumbuh dan berkembang menjadi SDM unggul.

Dalam dialog tersebut, Muhammad Ali turut menanggapi aspirasi masyarakat terkait minimnya pembangunan dan pembinaan di wilayah terpencil seperti Pulau Simatang Tanjung. Ia mengakui adanya keterbatasan anggaran daerah yang selama ini lebih diprioritaskan untuk wilayah terluar yang masuk kawasan rawan klaim negara tetangga, seperti Pulau Lingayan.

Sebagai solusi, Kesbangpol Tolitoli berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan melalui penyaluran bantuan hibah. Skema tersebut diharapkan mampu menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses dalam upaya pembinaan ideologi nasionalisme.

Di akhir dialog, Muhammad Ali mengajak seluruh masyarakat memaknai Hari Kebangkitan Nasional dengan menjaga dua aspek utama, yakni “tunas bangsa” dan “nusa bangsa”.

“Tunas artinya harapan generasi muda kedepan agar menjadi SDM yang tangguh dan kuat. Sementara nusa artinya wilayah dari Sabang sampai Merauke yang harus kita jaga bersama agar NKRI tetap utuh dan tidak terpecah belah,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....