Kemenkum Sulteng-Wakil Gubernur Persiapkan Program MendaKI
- 07 Mei 2026 21:43 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID,Tolitoli - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng), Rakhmat Renaldy, melakukan audiensi bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, dalam rangka Membahas Pelaksanaan Kegiatan MendaKI atau Melayani dan Mendampingi Kekayaan Intelektual, yang akan digelar pada Selasa, 12 Mei 2026 mendatang.
Pertemuan tersebut, wujud kolaborasi dalam memperkuat perlindungan kekayaan intelektual dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Sulawesi Tengah. Kegiatan MendaKI, dasarnya dirancang sebagai langkah strategis Kanwil Kemenkum Sulteng, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan hukum terhadap karya, inovasi dan produk unggulan daerah.
Dalam kesempatan itu, Rakhmat Renaldy, menjelaskan perkembangan ekonomi kreatif dan inovasi di era globalisasi telah menjadikan kekayaan intelektual, sebagai aset penting yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan mampu meningkatkan daya saing daerah.
“Perlindungan kekayaan intelektual hari ini bukan lagi sekadar administrasi hukum, tetapi sudah menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi daerah. Ketika karya masyarakat terlindungi, maka nilai ekonominya meningkat, identitas daerah terjaga, dan peluang investasi juga semakin terbuka,” jelasnya, Kamis, 7 April 2026.
Itu disebabkan, masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya perlindungan kekayaan intelektual menjadi tantangan besar yang harus dijawab Bersama, sehingga berbagai pelanggaran seperti penggunaan tanpa izin, peniruan, hingga pembajakan masih kerap terjadi akibat kurangnya edukasi dan pendampingan. Karena itu, melalui program MendaKI, Kanwil Kemenkum Sulteng ingin menghadirkan layanan yang lebih dekat kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha, UMKM, komunitas kreatif dan akademisi.
“Kami ingin masyarakat memahami, bahwa karya dan inovasi mereka memiliki nilai yang harus dilindungi. Tidak hanya sampai memperoleh sertifikat, tetapi juga bagaimana kekayaan intelektual itu dapat dimanfaatkan secara ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan,” jelasnya.
Kegiatan MendaKI nantinya akan menghadirkan berbagai agenda strategis, mulai dari Pameran Kekayaan Intelektual, Mobile IP Clinic atau layanan konsultasi dan asistensi KI, hingga sosialisasi terkait pemberdayaan kekayaan intelektual di bidang paten, merek dan optimalisasi royalti.
Selain itu, kegiatan tersebut juga akan menjadi momen bersejarah dengan dilaksanakannya penandatanganan perjanjian kerja sama bersama 45 perguruan tinggi di Sulawesi Tengah terkait pembentukan Sentra Kekayaan Intelektual.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....