Tingkatkan Akurasi Bansos, Dinsos Gelar Coaching Clinic Operator Desa Dondo
- 29 Apr 2026 11:33 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli menggelar coaching clinic bagi operator desa se-Kecamatan Dondo guna meningkatkan akurasi pengusulan bantuan sosial (bansos) serta pembaruan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Senin (27/4/2026).
Coaching clinic ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Dampal Utara pada hari yang sama. Para operator desa mengikuti pelatihan dalam dua sesi guna memastikan efektivitas penyampaian materi.
Hadir sebagai narasumber, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Tolitoli, Tri Wahyudi, bersama Penyuluh Sosial Ahli Muda Arifuddin Biki yang juga bertugas sebagai admin pengelola data kabupaten.
Selain pelatihan, Dinas Sosial bersama pendamping sosial turut melakukan observasi awal terhadap komunitas adat terpencil di wilayah pedalaman. Kelompok masyarakat tersebut diketahui masih hidup dalam keterbatasan dengan hunian sederhana berbahan bambu dan daun, serta minim akses terhadap bantuan sosial.
Kepala Desa Malala, Al Imran Al Samad, menyatakan kegiatan ini sangat dibutuhkan karena pemahaman operator desa terhadap sistem pengelolaan data bansos masih belum optimal.
“Pelatihan langsung seperti ini jauh lebih efektif dibanding komunikasi via telepon. Kami sangat berterima kasih atas dukungan Dinas Sosial,” ujarnya.
Tri Wahyudi menegaskan bahwa peran pemerintah desa sangat krusial dalam proses pengusulan bansos. Menurutnya, seluruh proses input dan pengajuan data dilakukan oleh operator desa, sehingga ketepatan data sangat bergantung pada kemampuan mereka.
Sementara itu, Arifuddin Biki menjelaskan bahwa pelatihan ini juga menindaklanjuti pembaruan sistem yang sebelumnya telah diperkenalkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah pada pelatihan operator SIKS-NG tingkat kabupaten di Palu, 16 April 2026.
“Dengan adanya fitur dan menu baru, serta pergantian operator desa, pelatihan tatap muka menjadi penting agar pemahaman lebih cepat merata,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas operator desa semakin meningkat sehingga penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....