Hari Buku Sedunia: Sejarah, Perkembangan, dan Literasi Global

  • 23 Apr 2026 12:38 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Hari Buku Sedunia diperingati setiap 23 April di berbagai belahan dunia sebagai upaya mendorong minat baca dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi. Peringatan ini menjadi momentum global yang melibatkan masyarakat, pelajar, penulis, hingga lembaga pendidikan.

Hari Buku Sedunia ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 1995. Penetapan ini bertujuan untuk mempromosikan budaya membaca, industri penerbitan, serta perlindungan hak cipta bagi para penulis.

Tanggal 23 April dipilih karena memiliki nilai historis dalam dunia sastra. Pada tanggal tersebut, sejumlah tokoh besar dunia seperti William Shakespeare dan Miguel de Cervantes wafat, sehingga menjadi simbol penghormatan terhadap kontribusi mereka dalam dunia literasi.

Secara global, peringatan ini dilaksanakan di berbagai negara melalui beragam kegiatan. Mulai dari pameran buku, diskusi literasi, hingga program donasi buku dilakukan untuk menjangkau masyarakat luas dan memperkuat budaya membaca.

Di Indonesia, Hari Buku Sedunia dimanfaatkan oleh pemerintah, sekolah, serta komunitas literasi untuk mengampanyekan pentingnya membaca. Kegiatan seperti gerakan membaca bersama, bedah buku, dan literasi digital menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Perkembangan teknologi turut memengaruhi cara masyarakat mengakses buku. Kini, kehadiran buku digital atau e-book memudahkan masyarakat membaca kapan saja dan di mana saja, tanpa harus bergantung pada buku cetak.

Meski demikian, buku tetap menjadi sumber pengetahuan yang penting dan mendalam. Baik dalam bentuk cetak maupun digital, buku memiliki peran besar dalam membentuk pola pikir kritis serta memperluas wawasan masyarakat.

Melalui peringatan Hari Buku Sedunia, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya literasi dalam kehidupan. Dengan membaca, individu tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pembangunan dan menghadapi tantangan global di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....