DPRD Tolitoli Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
- 04 Mar 2026 12:25 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) digelar di kantor DPRD Kabupaten Tolitoli, Selasa, 4 Maret 2026. Rapat tersebut dihadiri oleh fraksi partai yang ada di DPRD, perwakilan sejumlah sekolah di wilayah Tolitoli, serta perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Tolitoli. Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat implementasi program MBG di daerah.
Ketua DPRD Kabupaten Tolitoli menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan BGN agar pelaksanaan MBG berjalan optimal. Ia menyebut program ini sangat strategis dalam mendukung peningkatan gizi peserta didik, sekaligus membantu meringankan beban orang tua siswa di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
Perwakilan dari siswa sekolah dasar (SD) menyampaikan bahwa program pemberian makanan bergizi gratis yang berjalan selama ini dinilai cukup baik. Namun, memasuki bulan Ramadhan, muncul pertanyaan terkait jenis makanan yang disajikan, terutama karena menu yang diberikan berbentuk roti. Ia menilai, sebagai masyarakat Indonesia yang terbiasa mengkonsumsi makanan pokok tertentu, pihaknya belum mengetahui secara pasti kandungan gizi dari roti tersebut. Meski demikian, para siswa tetap menerima dan mengonsumsi makanan yang diberikan sebagai penerima manfaat program.
Selain itu, ia juga menyoroti variasi menu yang dinilai kurang beragam karena lebih sering menyajikan telur dan ayam setiap hari. Menurutnya, daerah mereka memiliki sumber daya ikan yang melimpah sehingga berharap menu makanan dapat disesuaikan dengan potensi lokal. Ia mempertanyakan alasan belum adanya penyediaan ikan sebagai alternatif sumber protein dalam program tersebut.
"Tiap hari kami makan telur, ayam, telur, ayam. Padahal kita ini punya banyak ikan disini. Kenapa tidak disediakan ikan, kenapa dikasih makan telur dan ayam terus." ujarnya disambut tepuk tangan dari beberapa para peserta rapat.
Sementara itu, Perwakilan TK menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan program MBG berjalan aman tanpa kendala serius. Namun, terdapat dua keluhan yang sempat muncul, yakni menu yang dinilai terlalu sering menyajikan ayam dan telur. Pada kesempatan lain, anak-anak juga sempat menerima menu ikan, tetapi sebagian besar kurang menyukainya karena berbau amis dan diduga kurang segar. Pihak sekolah kemudian menyampaikan masukan tersebut kepada tim MBG.
"Tetapi ada juga waktu itu yang mendapatkan ikan. Namun, anak-anak kurang suka karena bau seperti sudah basi. Disitu kami sampaikan kepada tim MBG agar dikasih saja ayam dan ternyata ayam itu cocok dengan anak-anak." ungkapnya.
Menindaklanjuti hal itu, tim MBG kembali menyajikan menu ayam yang dinilai lebih sesuai dengan selera anak-anak. Perwakilan TK juga menekankan bahwa kondisi pencernaan anak-anak cenderung sensitif sehingga menu makanan perlu diperhatikan secara khusus. Saat mempertanyakan variasi menu yang disajikan, pihaknya mendapat penjelasan bahwa komposisi makanan tersebut telah disusun sesuai anjuran ahli gizi dan dokter.
Melalui rapat dengar pendapat ini, DPRD Kabupaten Tolitoli berharap pelaksanaan MBG ke depannya dapat semakin efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Seluruh pihak yang hadir sepakat untuk memperkuat koordinasi dan pengawasan, sehingga tujuan utama program dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan generasi muda di Tolitoli dapat tercapai secara maksimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....