Makanan yang Tidak Boleh Dilewatkan saat Sahur agar Puasa Tetap Bertenaga

  • 27 Feb 2026 21:39 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Sahur menjadi waktu makan penting selama Ramadhan karena berfungsi sebagai sumber energi utama sebelum menjalani puasa seharian. Oleh karena itu, pemilihan makanan saat sahur perlu diperhatikan agar tubuh tetap kuat, fokus, dan terhindar dari rasa lemas.

Ahli gizi menyarankan masyarakat mengkonsumsi makanan bergizi seimbang yang mampu menjaga stamina sekaligus mempertahankan cairan tubuh lebih lama selama berpuasa.

Berikut beberapa jenis makanan yang tidak boleh dilewatkan saat sahur.

1. Karbohidrat Kompleks

Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, roti gandum, atau kentang membantu melepaskan energi secara perlahan. Jenis makanan ini membuat rasa kenyang bertahan lebih lama dibandingkan karbohidrat sederhana.

Karbohidrat kompleks juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sehingga tubuh tidak cepat merasa lapar di siang hari.

2. Sumber Protein

Protein berperan penting dalam menjaga massa otot dan memperpanjang rasa kenyang. Pilihan menu sahur dapat berupa telur, ayam, ikan, tahu, tempe, maupun kacang-kacangan.

Kombinasi protein dengan karbohidrat kompleks terbukti efektif menjaga energi tubuh selama menjalankan aktivitas harian saat berpuasa.

3. Sayur dan Buah

Sayur serta buah mengandung serat, vitamin, dan mineral yang membantu sistem pencernaan tetap sehat. Kandungan air alami pada buah seperti semangka, jeruk, dan pepaya juga membantu menjaga hidrasi tubuh.

Serat dari sayuran turut mencegah sembelit yang kerap dialami saat pola makan berubah selama Ramadan.

4. Air Putih yang Cukup

Kebutuhan cairan tetap menjadi prioritas utama. Disarankan minum air putih secara bertahap saat sahur agar tubuh tidak mudah mengalami dehidrasi.

Pola minum yang cukup membantu menjaga konsentrasi serta mencegah sakit kepala selama puasa.

5. Lemak Sehat

Lemak sehat dari alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun dapat menjadi sumber energi tambahan. Konsumsi dalam jumlah wajar membantu tubuh tetap bertenaga lebih lama.

Sebaliknya, makanan tinggi gula, gorengan berlebihan, serta makanan terlalu asin sebaiknya dibatasi karena dapat memicu rasa haus dan penurunan energi lebih cepat.

Dengan memilih makanan sahur yang tepat, masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa secara optimal tanpa mengganggu produktivitas sehari-hari. Sahur bukan sekadar makan sebelum imsak, tetapi menjadi investasi energi untuk menjaga kesehatan selama Ramadhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....