Kuliner Tradisional Kian Diminati, Surabi Tampil Lebih Modern
- 28 Jul 2026 15:04 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Kuliner tradisional Nusantara semakin diminati oleh generasi muda seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melestarikan warisan budaya melalui makanan. Berbagai hidangan khas daerah kini hadir dengan tampilan yang lebih modern tanpa menghilangkan cita rasa autentiknya, sehingga mampu menarik perhatian berbagai kalangan.
Salah satu kuliner tradisional yang kembali populer adalah surabi. Jajanan berbahan dasar tepung beras dan santan tersebut kini hadir dengan beragam inovasi topping, mulai dari gula aren, keju, coklat, hingga buah-buahan segar. Perpaduan cita rasa tradisional dan sentuhan modern menjadikan surabi semakin digemari, khususnya oleh generasi muda.
Pelaku usaha kuliner pun terus berinovasi dalam penyajian maupun pengemasan produk agar lebih menarik. Selain mempertahankan resep khas, mereka juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
Menurut salah seorang pelaku UMKM kuliner di Tolitoli, inovasi menjadi kunci agar makanan tradisional tetap mampu bersaing di tengah maraknya kuliner modern.
"Anak-anak muda sekarang tidak hanya mencari makanan yang enak, tetapi juga tampilan yang menarik untuk dibagikan di media sosial. Karena itu kami terus berinovasi tanpa mengubah cita rasa asli surabi," ujar salah seorang pelaku UMKM kuliner.
Meningkatnya minat masyarakat terhadap kuliner tradisional juga membawa dampak positif bagi sektor usaha mikro, petani, dan produsen bahan pangan lokal. Bertambahnya permintaan mendorong penggunaan bahan baku dari daerah sehingga turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Di sisi lain, berbagai festival kuliner dan pelatihan bagi pelaku UMKM terus digelar oleh pemerintah bersama komunitas kuliner. Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan kekayaan cita rasa Nusantara sekaligus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Seorang pegiat komunitas kuliner menilai pelestarian makanan tradisional harus berjalan beriringan dengan inovasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
"Kuliner tradisional merupakan identitas budaya yang harus dijaga. Inovasi diperlukan agar produk lokal semakin dikenal, tetapi cita rasa dan nilai budayanya tetap dipertahankan," katanya.
Melalui inovasi yang berkelanjutan, kuliner tradisional seperti surabi diharapkan tidak hanya menjadi pilihan masyarakat lokal, tetapi juga mampu menarik minat wisatawan serta memperkuat posisi kuliner Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....