Konsumsi Makanan Bergizi, Cara Alami Jaga Kesehatan dan Kecantikan Kulit
- 28 Agt 2026 14:36 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Musim kemarau membuat masyarakat perlu lebih memperhatikan kesehatan tubuh, termasuk kondisi kulit. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menjaga pola makan dengan mengonsumsi makanan bergizi dan beragam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebagian besar wilayah Indonesia sedang mengalami musim kemarau pada Agustus 2026. Kondisi kering tersebut membuat perhatian terhadap kesehatan dan kebutuhan tubuh semakin penting.
Pola makan sehat tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi tubuh. Sejumlah penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara asupan nutrisi dengan pemeliharaan kesehatan kulit.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut pola makan sehat perlu memenuhi prinsip kecukupan, keseimbangan, keberagaman, dan moderasi. Makanan yang minim proses, termasuk sayuran, buah, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, serta sumber protein, menjadi bagian dari pola makan sehat.
Perbanyak Buah dan Sayuran
Buah dan sayuran menyediakan berbagai vitamin, mineral, serat, serta senyawa lain yang dibutuhkan tubuh. Kandungan tersebut juga menjadi bagian dari pola makan yang dikaitkan dengan pemeliharaan kesehatan kulit.
Pilihan makanan dapat disesuaikan dengan bahan yang tersedia di daerah masing-masing. Buah dan sayuran beragam warna dapat menjadi pilihan untuk memperkaya jenis zat gizi yang dikonsumsi setiap hari.
Pilih Sumber Protein
Protein diperlukan tubuh untuk berbagai fungsi dan pemeliharaan jaringan. Sumber protein dapat diperoleh dari ikan, telur, daging, susu, serta kelompok kacang-kacangan.
Mengombinasikan sumber protein dengan sayuran, buah, dan sumber karbohidrat yang lebih minim proses membantu membentuk pola makan yang lebih beragam.
Perhatikan Asupan Lemak, Gula, dan Garam
WHO menganjurkan masyarakat membatasi konsumsi makanan yang tinggi lemak tidak sehat, gula bebas, dan natrium. Makanan yang sangat diproses juga perlu dibatasi karena umumnya mengandung kadar gula, garam, atau lemak tidak sehat yang lebih tinggi.
Mengurangi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula tidak berarti harus menghilangkan seluruh makanan manis. Masyarakat dapat memilih buah utuh sebagai salah satu alternatif sumber rasa manis dalam pola makan sehari-hari.
Air Tetap Penting
Selain makanan bergizi, kecukupan cairan juga menjadi bagian dari kebiasaan hidup sehat. Terutama pada musim kemarau, kebutuhan minum perlu diperhatikan sesuai kondisi tubuh dan aktivitas masing-masing.
Namun, menjaga kondisi kulit tidak cukup hanya mengandalkan makanan. Perlindungan dari paparan sinar matahari, kebersihan kulit, tidur yang cukup, serta pola hidup sehat secara keseluruhan tetap diperlukan.
Penelitian mengenai hubungan nutrisi dan kesehatan kulit menunjukkan sejumlah zat gizi, termasuk vitamin A, C, D, E, seng, asam lemak, serta senyawa antioksidan, memiliki kaitan dengan pemeliharaan kesehatan kulit. Meski demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami pengaruh masing-masing zat gizi secara lebih spesifik.
Karena itu, makanan bergizi sebaiknya tidak dipandang sebagai pengganti perawatan medis atau perlindungan kulit. Pola makan sehat lebih tepat ditempatkan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan tubuh dan kulit secara menyeluruh.
Dengan mengutamakan makanan beragam dan minim proses, membatasi gula, garam, serta lemak tidak sehat, masyarakat dapat membangun kebiasaan makan yang mendukung kesehatan dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....