Tekokak Punya Banyak Manfaat, dari Gula Darah hingga Pencernaan

  • 14 Agt 2026 20:28 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Tekokak merupakan tanaman liar yang cukup mudah ditemukan dan memiliki buah berbentuk bulat kecil dengan warna kuning kehijauan. Meski tumbuh secara liar, tanaman dengan nama ilmiah Solanum torvum ini diketahui memiliki sejumlah kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan.

Buah tekokak mengandung antioksidan, serat, zat besi, serta vitamin A dan C. Kandungan tersebut membuat tekokak berpotensi membantu menjaga kesehatan tubuh, mulai dari mendukung pengendalian gula darah, menjaga kesehatan jantung dan mata, hingga membantu melancarkan sistem pencernaan.

Dilansir dari Alodokter, salah satu manfaat tekokak yang banyak mendapat perhatian adalah potensinya dalam membantu mengurangi risiko diabetes. Kandungan flavonoid dan senyawa fenol di dalamnya memiliki sifat antioksidan dan antiradang yang disebut dapat membantu menurunkan kadar gula darah.

"Meski begitu, masih diperlukan lebih banyak penelitian terkait hubungan flavonoid dalam tekokak dengan penyakit diabetes," demikian penjelasan Alodokter mengenai manfaat tekokak terhadap pengendalian gula darah.

Selain gula darah, kandungan polifenol dalam tekokak juga disebut berpotensi membantu menjaga kesehatan jantung. Senyawa tersebut memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu menjaga fungsi pembuluh darah dan mendukung pengendalian tekanan darah. Tekokak juga mengandung asam galat dan asam ferulat yang memiliki sifat antioksidan dan antiradang.

Tekokak juga berpotensi membantu mengurangi peradangan. Kandungan glikosida steroid bioaktif serta polifenol di dalamnya memiliki sifat antioksidan dan anti radang yang dapat membantu menangkal radikal bebas. Namun, manfaat tersebut tetap perlu dipahami sebagai bagian dari pola hidup sehat, bukan sebagai pengganti pengobatan medis.

Manfaat lainnya berkaitan dengan anemia karena tekokak mengandung zat besi yang dibutuhkan tubuh dalam pembentukan sel darah merah. Untuk membantu penyerapan zat besi, konsumsi tekokak dapat disertai makanan yang kaya vitamin C, seperti jeruk. Sumber zat besi lainnya, seperti daging, hati, dan sayuran hijau, juga tetap penting dalam pola makan seimbang.

Tekokak juga disebut memiliki potensi dalam membantu mengurangi risiko kanker karena kandungan flavonoid yang bersifat antioksidan dan antiradang. Senyawa tersebut dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Kendati demikian, efektivitas tekokak dalam mencegah kanker masih memerlukan penelitian lebih lanjut, khususnya pada manusia.

Pada sistem pencernaan, tekokak diketahui memiliki kandungan serat yang dapat membantu pergerakan usus. Kandungan tersebut berpotensi membantu melancarkan pencernaan, melunakkan tinja, serta mengatasi sembelit. Tekokak juga disebut dapat membantu meredakan keluhan akibat naiknya asam lambung, meski bukti ilmiah mengenai manfaat ini masih perlu diperkuat.

Kandungan vitamin C dan antioksidan pada tekokak juga dapat mendukung daya tahan tubuh. Antioksidan berperan membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, sementara vitamin C memiliki peran penting dalam mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.

Meski memiliki berbagai potensi manfaat, konsumsi tekokak tetap perlu dilakukan secara wajar. Tekokak mengandung senyawa glikoalkaloid yang apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan keluhan seperti mual dan pusing.

Tekokak dapat dikonsumsi setelah dicuci bersih dan diolah sebagai lalapan maupun pelengkap masakan tumisan. Namun, bagi masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang menjalani pengobatan, konsumsi tanaman herbal sebaiknya tetap dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....