Hari Raya Kurban, Dokter Wanti-wanti Dampak Kalap Makan Daging Berlebihan

  • 27 Mei 2026 17:37 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Momentum Hari Raya Idul Adha, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam mengonsumsi daging kurban. Dokter mengingatkan, kebiasaan “balas dendam” makan sate, gulai, rendang, hingga tongseng secara berlebihan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.

Melansir detikHealth, dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan gastroenterologi-hepatologi, dr. Aru Ariyanto, SpPD-KGEH, mengatakan pola makan yang berubah drastis saat Lebaran Kurban berpotensi meningkatkan risiko kolesterol tinggi, hipertensi, hingga asam urat.

“Yang penting jangan berlebih, jangan kemudian mentang-mentang ini Lebaran Idul Adha, kemudian kita makan daging secara berlebih,” ujar dr. Aru.

Menurutnya, konsumsi daging merah seperti sapi dan kambing sebenarnya tetap baik sebagai sumber protein. Namun, jika disantap berlebihan dan diolah dengan banyak santan, minyak, atau garam, dampaknya bisa membebani tubuh.

Dokter juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi olahan daging terus-menerus sepanjang hari. Kebiasaan makan sate saat pagi, gulai siang hari, lalu rendang atau tongseng di malam hari dinilai dapat meningkatkan kadar lemak dan purin dalam tubuh.

Selain kolesterol, konsumsi daging berlebihan juga dapat memicu kenaikan asam urat. Kandungan purin pada daging merah dapat menghasilkan penumpukan asam urat yang berisiko menyebabkan nyeri sendi atau gout.

Dilansir dari Kompas.com. Para ahli menyarankan masyarakat membatasi porsi daging sekitar 50–100 gram per kali makan dan tetap menyeimbangkannya dengan sayur serta buah. Cara pengolahan juga penting diperhatikan, seperti memilih metode rebus atau sup dibanding menggoreng dan menggunakan santan berlebihan.

Bagi penderita hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi, dokter menyarankan untuk menghindari bagian daging berlemak dan jeroan karena dapat memperburuk kondisi kesehatan.

Masyarakat juga diimbau tetap aktif bergerak dan cukup minum air putih selama momen Idul Adha agar metabolisme tubuh tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....