Tips Aman Mencuci dan Menyimpan Daging Kurban

  • 28 Mei 2026 12:12 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Hari Raya Idul Adha identik dengan pembagian daging kurban kepada masyarakat. Namun, masih banyak warga yang belum memahami cara mencuci dan menyimpan daging kurban dengan benar. Penanganan yang kurang tepat dapat menyebabkan daging cepat rusak hingga meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.

Menurut informasi dari para ahli keamanan pangan yang dilansir dari Kompas.com, daging mentah sebenarnya tidak disarankan langsung dicuci apabila belum akan dimasak. Air yang mengenai permukaan daging dapat meningkatkan kelembaban sehingga bakteri lebih mudah berkembang.

Selain itu, cipratan air saat mencuci daging juga berpotensi menimbulkan kontaminasi silang ke wastafel, meja dapur, hingga peralatan memasak lainnya.

Executive Chef Aprez Catering by Amuz Group, Stefu Santoso, mengatakan daging kurban tetap boleh dicuci apabila terdapat kotoran yang menempel atau jika proses pemotongan dinilai kurang higienis.

“Daging kurban boleh dicuci apabila proses pemotongan kurang higienis, misalnya sempat diletakkan di lantai saat pembagian,” ujar Stefu Santoso seperti dilansir Kompas.com.

Berikut beberapa tips mencuci dan menyimpan daging kurban dengan benar:

1. Gunakan Air Mengalir

Daging sebaiknya dicuci menggunakan air mengalir untuk membersihkan sisa darah atau kotoran yang menempel. Hindari merendam daging terlalu lama karena dapat memengaruhi kualitas tekstur daging.

2. Jangan Dicuci Jika Akan Disimpan

Jika daging belum akan dimasak, sebaiknya tidak dicuci terlebih dahulu. Daging cukup dibersihkan menggunakan tisu dapur sebelum dimasukkan ke wadah tertutup atau plastik food grade lalu disimpan di freezer.

3. Keringkan Setelah Dicuci

Setelah dicuci, daging perlu segera dikeringkan menggunakan tisu dapur atau kain bersih agar tidak terlalu lembab sebelum dimasak maupun disimpan.

4. Gunakan Peralatan Khusus Daging Mentah

Penggunaan pisau dan talenan khusus daging mentah penting untuk mencegah kontaminasi silang dengan bahan makanan lain seperti sayur atau makanan matang.

5. Simpan di Suhu yang Tepat

Daging kurban dianjurkan disimpan pada suhu di bawah 4 derajat Celcius jika akan segera dikonsumsi. Untuk penyimpanan jangka panjang, freezer dengan suhu minus 18 derajat Celcius menjadi pilihan terbaik agar kualitas daging tetap terjaga.

Selain itu, jeroan juga sebaiknya dipisahkan dari daging utama karena memiliki aroma dan daya tahan yang berbeda. Cara ini membantu menjaga kesegaran daging lebih lama.

Dengan penanganan yang tepat, daging kurban dapat tetap higienis, aman dikonsumsi, dan lebih tahan lama saat disimpan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....