Perempuan Rentan Tekanan Mental, Kesadaran Harus Ditingkatkan

  • 28 Okt 2025 14:45 WIB
  •  Toli Toli

KBRN, Tolitoli: Isu kesehatan mental pada perempuan tidak hanya berkaitan dengan faktor gender, tetapi juga dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara tekanan personal, sosial, dan struktural. Perubahan fisiologis yang terjadi pada berbagai tahap kehidupan perempuan mulai dari menstruasi, kehamilan, menyusui, hingga menopause—dapat memberikan dampak psikologis yang signifikan.

Dikutip dari National Library of Medicine, penelitian menunjukkan bahwa depresi pasca persalinan menjadi salah satu gangguan mental paling umum yang dialami perempuan setelah melahirkan. Kondisi ini sering memunculkan emosi negatif seperti suasana hati yang tidak stabil, kecemasan berlebih, hingga kelelahan ekstrim.

Selain faktor biologis, tekanan sosial juga turut menjadi pemicu. Dalam banyak budaya, konflik peran sosial dan ekspektasi terhadap perempuan sering menimbulkan beban psikologis. Perempuan yang masih terikat pada persepsi budaya tradisional kerap menghadapi risiko kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan atau mengembangkan diri selama masa pengasuhan anak.

Dalam lingkup rumah tangga, perempuan sering kali mengalami kecemasan akibat pandangan sosial, relasi dengan anak maupun keluarga besar, serta tekanan terkait usia. Sementara di dunia kerja, bias dan diskriminasi gender juga menempatkan perempuan pada posisi yang kurang menguntungkan, terutama dalam hal kesempatan karir dan peningkatan penghasilan.

Kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental perempuan perlu terus ditingkatkan. Hal ini bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga masyarakat dan lingkungan sekitar. Dukungan emosional, empati, serta penyediaan ruang aman bagi perempuan untuk mengekspresikan diri menjadi langkah penting menuju kesejahteraan mental yang lebih baik.

Karena itu, setiap perempuan diharapkan dapat menjaga kesehatan mental melalui pengelolaan emosi yang baik, dukungan lingkungan positif, serta pendampingan dari tenaga profesional agar dapat mencapai kesejahteraan hidup yang menyeluruh, baik secara fisik maupun emosional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....