Bansos Tolitoli Kerap Terlambat, Dinsos Jelaskan Mekanisme Penyaluran
- 24 Feb 2026 14:00 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli — Pengaduan terkait keterlambatan pencairan bantuan sosial (bansos) seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako masih kerap diterima Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli. Minimnya informasi membuat banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus bolak-balik mengecek saldo untuk memastikan apakah bantuan sudah masuk atau belum.
Kepala Bidang Sosial Kabupaten Tolitoli, Tri Wahyudi, menegaskan bahwa bansos bukanlah pemberian acak atau bentuk kemurahan hati pihak tertentu, melainkan kebijakan resmi negara sebagai perlindungan sosial bagi warga miskin dan rentan.
“Bansos adalah bagian dari tanggung jawab negara kepada warga. Dana bersumber dari APBN yang berasal dari pajak dan penerimaan negara lainnya,” ujarnya.
Instrumen Penting di Tengah Tekanan Ekonomi
Menurut Tri, bansos menjadi instrumen penting terutama saat kondisi ekonomi sulit. Ketika harga kebutuhan pokok naik atau terjadi gangguan ekonomi, kelompok berpenghasilan rendah menjadi yang paling terdampak.
“Bansos hadir sebagai bantuan darurat agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” jelasnya.
Mengapa Tidak Selalu Cair Tepat Waktu?
Tri mengakui kekecewaan masyarakat adalah hal wajar ketika bantuan belum cair di saat kebutuhan mendesak. Namun, ia menegaskan penyaluran bansos tidak sesederhana transfer biasa.
“Penyaluran bansos bukan seperti transfer pulsa yang bisa langsung masuk. Ada tahapan administratif dan verifikasi yang harus dilalui,” katanya.
Ia merinci tahapan penyaluran bansos, mulai dari verifikasi dan pemutakhiran data penerima, sinkronisasi data antar instansi, pengecekan keaktifan rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), penyusunan dokumen administrasi pencairan negara secara bertahap, hingga penyaluran dana oleh bank penyalur ke rekening KPM.
Cara Cek Status Bansos
Penyuluh Sosial Ahli Muda sekaligus Pengelola SIKS-NG Kabupaten Tolitoli, Arifuddin Biki, menyampaikan KPM dapat mengecek status bantuan melalui pendamping sosial, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), atau operator SIKS-NG desa.””Jika status sudah SI (Standing Instruction) di SIKS-NG, biasanya dalam satu hingga dua minggu dana akan masuk ke rekening tanpa biaya,” jelasnya.
Ia mengingatkan agar masyarakat berhati-hati saat mengecek melalui agen karena dapat dikenakan biaya administrasi. Untuk menghindari biaya tambahan, KPM disarankan menggunakan aplikasi resmi “Cek Bansos” dari Kementerian Sosial. Sementara pemegang KKS Bank Mandiri dapat memantau saldo melalui aplikasi Livin’ by Mandiri tanpa biaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....