UMKM di Tolitoli Keluhkan Kenaikan Harga Bahan Pokok

  • 11 Apr 2026 16:13 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID,Tolitoli — Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tolitoli mengeluhkan lonjakan harga bahan kebutuhan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan tersebut tidak hanya pada bahan pangan, tetapi juga perlengkapan usaha seperti plastik kemasan.

Sejumlah pedagang mengaku terpaksa menaikkan harga jual demi menutupi biaya produksi yang terus meningkat. Kondisi ini dirasakan cukup berat, terutama bagi pelaku usaha kecil yang mengandalkan pendapatan harian.

Salah satu pelaku UMKM, Yuli, pemilik Booth Keisya,sabtu (11/04/2026) menyampaikan bahwa hampir seluruh bahan yang digunakan untuk berjualan mengalami kenaikan harga.

“Semua harga kebutuhan bahan jualan saya naik, dan itu membuat saya terpaksa menaikkan harga jualan juga. Sekarang saja tomat sudah Rp 25 ribu per kilo. Plastik juga naik, ada yang naik Rp5 ribu sampai Rp 10 ribu. Kami penjual kecil begini jadi pusing kalau semua harga naik seperti ini,” ungkapnya.

Keluhan serupa juga disampaikan pedagang lainnya yang merasakan dampak langsung dari kenaikan harga tersebut. Mereka berharap adanya perhatian dari pemerintah agar harga kebutuhan pokok bisa kembali stabil.

Selain faktor distribusi dan pasokan lokal, sejumlah pelaku usaha menilai kondisi global turut mempengaruhi kenaikan harga. Konflik geopolitik seperti ketegangan antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel yang berdampak pada jalur perdagangan di kawasan Selat Hormuz disebut-sebut ikut memicu kenaikan harga bahan di pasaran.

Pengamat ekonomi lokal menilai bahwa gejolak global memang dapat berdampak pada harga bahan baku, terutama yang bergantung pada distribusi energi dan impor. Hal ini pada akhirnya berimbas hingga ke daerah, termasuk Tolitoli.

Para pelaku UMKM berharap pemerintah dapat memberikan solusi, baik melalui stabilisasi harga, subsidi, maupun dukungan bagi usaha kecil agar tetap bisa bertahan di tengah tekanan biaya yang semakin tinggi.

Kenaikan harga ini menjadi tantangan tersendiri bagi UMKM di Tolitoli, yang selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....