MBG Kini Hadir di Pulau Lutungan, 36 Siswa Nikmati Makan Bergizi
- 02 Agt 2026 10:43 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto kini mulai menjangkau wilayah kepulauan di Kabupaten Tolitoli. Setelah sebelumnya lebih dahulu dilaksanakan di sekolah-sekolah wilayah daratan, kini siswa-siswi di Pulau Lutungan, Kecamatan Baolan, juga telah menikmati makanan bergizi setiap hari sekolah.
Hadirnya program MBG di Pulau Lutungan menjadi langkah penting dalam upaya pemerataan pelayanan pemerintah, khususnya di bidang pemenuhan gizi anak. Program ini tidak hanya menghadirkan makanan bergizi bagi peserta didik, tetapi juga menjadi bukti bahwa pelayanan pemerintah mulai menjangkau daerah-daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Pada tahap awal pelaksanaan, penyedia menu sempat melakukan penyesuaian terhadap kebiasaan konsumsi anak-anak di wilayah kepulauan. Namun, seiring berjalannya waktu, berbagai jenis makanan bergizi yang disajikan mulai diterima dengan baik oleh para siswa sehingga program berjalan semakin optimal.
Selain meningkatkan kualitas asupan gizi anak, kehadiran MBG juga membawa dampak positif bagi para orang tua. Program tersebut dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak selama berada di sekolah sekaligus mengurangi pengeluaran keluarga untuk uang jajan harian. Masyarakat pun berharap program ini dapat terus berlanjut agar manfaatnya dirasakan secara berkesinambungan.
Kepala SD Negeri Lutungan, Asniati, mengatakan sekolahnya menjadi salah satu sekolah terakhir di Kecamatan Baolan yang menerima layanan MBG. Meski demikian, pihak sekolah bersyukur karena kini seluruh siswanya dapat menikmati makanan bergizi yang sama seperti peserta didik di wilayah daratan.
"Sebanyak 36 siswa di SD Negeri Lutungan kini memperoleh makanan bergizi setiap hari sekolah. Program ini bukan hanya meningkatkan asupan gizi anak, tetapi juga memperkenalkan berbagai jenis makanan sehat, termasuk buah-buahan yang sebelumnya jarang mereka konsumsi. Kami berharap kesehatan dan semangat belajar siswa semakin meningkat," ujar Asniati.
Saat ini, SD Negeri Lutungan memiliki delapan tenaga pendidik yang mendukung pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Pihak sekolah optimistis program MBG akan memberikan dampak positif terhadap tumbuh kembang peserta didik sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah kepulauan.
Sementara itu, Lurah Nalu, Ahyar Tauhid, mengapresiasi hadirnya program MBG di Pulau Lutungan. Menurutnya, proses penyaluran ke wilayah kepulauan memang membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan wilayah daratan karena distribusi logistik harus dilakukan melalui jalur laut dengan sarana transportasi yang terbatas.
"Kami memahami distribusi ke Pulau Lutungan membutuhkan proses yang lebih panjang karena harus menyeberangi lautan. Namun, program ini menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang sudah lama menantikannya. Ke depan kami berharap cakupan penerima manfaat dapat diperluas, tidak hanya untuk siswa sekolah, tetapi juga balita, ibu hamil, hingga lanjut usia sesuai sasaran program nasional," kata Ahyar Tauhid.
Kini, setiap pagi di SD Negeri Lutungan, kehadiran makanan bergizi menjadi bagian dari aktivitas belajar para siswa. Program MBG tidak sekadar menyediakan santapan sehat, tetapi juga menjadi simbol pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan. Pemerintah dan masyarakat berharap program ini terus berlanjut sehingga seluruh anak Indonesia, tanpa memandang lokasi tempat tinggalnya, memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....