Dapur MBG di Tolitoli Resmi Tersertifikasi SLHS, Aman Dikonsumsi
- 09 Mei 2026 10:48 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Tolitoli, Muhammad Fauzi Darmawan memastikan fasilitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tolitoli telah memenuhi standar kesehatan dan sanitasi.
Hal tersebut disampaikan Fauzi dalam dialog “Tolitoli Menyapa” pada Rabu (6/5/2026). Ia mengatakan sebagian besar dapur SPPG di Tolitoli kini telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang diterbitkan Dinas Kesehatan setelah melalui proses verifikasi dan pemenuhan persyaratan ketat.
“Alhamdulillah, sampai dengan tanggal ini, SPPG di Kabupaten Tolitoli sudah memiliki sertifikat SLHS. Terkait kelayakan, sejauh ini pengamatan kami sudah bagus, meskipun beberapa titik masih terus melakukan perbaikan untuk memaksimalkan kapasitas layanan,” ujar Fauzi.
Menurutnya, salah satu syarat utama penerbitan sertifikat tersebut ialah tersedianya penjamu makanan yang telah mendapatkan pelatihan di setiap titik pelayanan dapur MBG.
Fauzi juga menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait keberadaan dapur MBG di wilayah Desa Ginunggung Kecamatan galang yang berada dekat dengan penggilingan padi. Ia menegaskan lokasi dapur tersebut masih sesuai ketentuan yang berlaku.
“Berdasarkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, lokasi dapur tersebut masih memenuhi regulasi karena jaraknya sekitar 100 meter dari tempat penggilingan padi,” jelasnya.
Selain memastikan higienitas makanan, Badan Gizi Nasional Tolitoli juga terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait pengelolaan limbah sisa produksi dapur agar tidak mencemari lingkungan sekitar.
“Kami terus memantau dan berkoordinasi dengan lintas OPD, baik Dinkes untuk sertifikasi maupun Dinas Lingkungan Hidup terkait penanganan pembuangan limbah akhir dari SPPG,” tambah Fauzi.
Saat ini program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Tolitoli telah menjangkau ribuan penerima manfaat. Setiap dapur SPPG rata-rata melayani hingga 2.000 penerima, sehingga standarisasi dapur menjadi perhatian utama demi menjaga kualitas gizi dan keamanan pangan bagi para siswa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....