Ribuan Pendukung Brasil di Tidore Batobo usai Tim Samba Tersingkir di Piala Dunia

  • 06 Jul 2026 22:21 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID,Tidore – Ribuan pendukung Tim Nasional Brasil di Kota Tidore Kepulauan menjalani tradisi lokal batobo atau menceburkan diri ke laut setelah tim kesayangan mereka tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia usai kalah 1-2 dari Norwegia.

Kekalahan tersebut memupus harapan Brasil untuk melaju ke perempat final sekaligus membuat para pendukungnya di Tidore harus menerima konsekuensi yang telah lama menjadi tradisi setiap penyelenggaraan Piala Dunia.

Sejak pagi, ribuan suporter Brasil tampak berkumpul dan digiring menuju Pelabuhan Rum. Setibanya di lokasi, mereka secara bergantian diceburkan ke laut sebagai simbol menerima hasil pertandingan sekaligus bentuk sportivitas dalam mendukung tim favorit.

Tradisi itu berlangsung meriah dan penuh canda tawa. Mulai dari orang dewasa hingga anak-anak ikut ambil bagian dalam prosesi tersebut. Meski harus mencebur ke laut, para peserta tetap menikmati suasana yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Tidore setiap empat tahun sekali.

Tidak hanya di Pelabuhan Rum, ribuan pendukung Brasil lainnya juga memadati kawasan Pantai Tugulufa untuk menjalani tradisi serupa. Kehadiran warga yang menyaksikan prosesi tersebut turut menambah semarak suasana.

Tradisi batobo merupakan hal unik yang telah lama dikenal di Kota Tidore saat perhelatan Piala Dunia. Dalam tradisi ini, pendukung tim yang kalah wajib menceburkan diri ke laut sebagai bentuk konsekuensi atas hasil pertandingan sekaligus mempererat kebersamaan antarsuporter.

Bagi masyarakat Tidore, tradisi tersebut bukan sekadar bentuk hukuman bagi pendukung tim yang kalah, melainkan menjadi hiburan rakyat yang selalu dinantikan. Suasana penuh keakraban, sportivitas, dan kebersamaan menjadikan batobo sebagai salah satu daya tarik tersendiri yang mewarnai setiap momentum Piala Dunia di Kota Tidore Kepulauan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....