Tidore Bersiap Demam Piala Dunia, Videotron Disulap Jadi Pusat Nonton Bareng Warga
- 08 Jun 2026 19:05 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID , Tidore– Atmosfer Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kota Tidore Kepulauan. Semarak turnamen sepak bola terbesar di dunia itu tidak hanya terlihat dari maraknya pemasangan spanduk, baliho, dan bendera negara-negara peserta, tetapi juga dari persiapan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang menyediakan fasilitas nonton bareng (nobar) bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menetapkan sejumlah videotron yang tersebar di ruang publik sebagai lokasi resmi nobar pertandingan Piala Dunia 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan ruang bagi masyarakat agar dapat menikmati pertandingan secara bersama-sama dalam suasana yang aman dan tertib.
Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, mengatakan pemerintah daerah telah menginstruksikan Bagian Umum Setda Kota Tidore untuk menyiapkan videotron sebagai sarana menayangkan siaran langsung pertandingan Piala Dunia.
“Ada beberapa titik videotron yang kami siapkan untuk masyarakat menyaksikan pertandingan Piala Dunia secara bersama-sama. Saya sudah menyampaikan kepada Kabag Umum agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebagai titik nobar bagi warga,” kata Muhammad Sinen saat diwawancarai, Senin 8 Juni 2026.
Menurut dia, sedikitnya dua lokasi strategis telah dipersiapkan sebagai pusat nobar, yakni videotron yang berada di kawasan Terminal Pelabuhan Rum dan kawasan Pantai Tugulufa. Kedua lokasi tersebut dipilih karena mudah diakses masyarakat serta memiliki kapasitas yang memadai untuk menampung penonton.
Muhammad Sinen berharap keberadaan fasilitas nobar ini dapat menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga sekaligus menghadirkan suasana kebersamaan dalam menyambut perhelatan olahraga paling bergengsi di dunia tersebut.
“Di titik-titik itu nantinya masyarakat bisa datang bersama keluarga maupun teman-teman untuk menyaksikan pertandingan secara langsung melalui videotron yang telah disediakan pemerintah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menilai Piala Dunia bukan sekadar ajang kompetisi sepak bola, melainkan momentum yang mampu menyatukan berbagai kalangan masyarakat tanpa memandang perbedaan latar belakang maupun dukungan terhadap tim tertentu.
Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan semangat sportivitas selama berlangsungnya turnamen. Menurutnya, perbedaan pilihan tim favorit merupakan hal yang wajar dalam sepak bola, namun tidak boleh mengurangi nilai persaudaraan dan kebersamaan.
“Tentu setiap orang memiliki tim jagoan masing-masing. Ada yang mendukung Brasil, Argentina, Jerman, Inggris, dan negara lainnya. Namun yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga kebersamaan, menghormati sesama pendukung, dan menunjukkan sikap sportif. Itulah nilai utama dari olahraga,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Piala Dunia sebagai hiburan bersama yang dapat dinikmati secara positif, sekaligus memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Tidore Kepulauan.
Dengan hadirnya fasilitas nobar di ruang-ruang publik tersebut, Pemerintah Kota Tidore berharap euforia Piala Dunia 2026 dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Tak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi pesta olahraga yang mempererat tali silaturahmi dan menghadirkan semangat persaudaraan di Kota Tidore Kepulauan.(*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....