Sediakan Hidran, Percepat Pemadaman Karhutla di TPA Takome

  • 07 Okt 2026 13:30 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate–Ketua Posko Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla, Rizal Marsaoly, meninjau proses pemadaman kebakaran di TPA Buku Deru-Deru, Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat, Selasa 7 Oktober 2026. Untuk mempercepat suplai air bagi armada pemadam, Perumda Ake Gaale Kota Ternate mengoperasikan satu titik hidran air sementara dengan debit besar di Kelurahan Takome.

Satu titik hidran air sementara dengan debit besar di Kelurahan Takome. (Foto:Humas Pemkot)

Rizal mengatakan, berdasarkan surat keputusan status tanggap darurat, masa tanggap darurat Karhutla berlaku mulai 3 hingga 16 Oktober 2026. Menurut Rizal, selama masa tanggap darurat, Pemerintah Kota Ternate mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat penanganan kebakaran dan mengurangi dampak asap terhadap masyarakat. Sejumlah armada pemadam dikerahkan, termasuk tambahan kendaraan water cannon dari Brimob dan Polres Ternate.

“Direktur Perumda membuka satu hidran air yang tidak jauh dari lokasi bencana. Ini bagian dari upaya agar pengisian air lebih cepat dan terjangkau. Hari ini kurang lebih dua mobil water cannon melakukan pengisian,” kata Rizal.

Ia mengatakan, selama masa tanggap darurat, pemerintah akan terus melakukan pemadaman secara intensif hingga kondisi di lokasi benar-benar terkendali. Rizal menambahkan, apabila hingga 16 Oktober penanganan belum tuntas, pemerintah akan mempertimbangkan perpanjangan status tersebut hingga kondisi dinyatakan selesai.

“Selama tanggap darurat ini kami akan ekstra melakukan pemadaman untuk mengurangi asap. Jika belum tuntas, akan diperpanjang sampai selesai,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri, dalam penanganan Karhutla di TPA Buku Deru-Deru. “Dengan kolaborasi ini, kami berharap apa yang terjadi di TPA segera cepat selesai,” katanya.

Selain penanganan kebakaran, Pemerintah Kota Ternate juga memperkuat pelayanan kesehatan bagi warga terdampak asap. Saat memantau Posko di Sulamadaha, Rizal mengatakan, petugas dari Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan dari rumah ke rumah untuk memastikan kondisi masyarakat yang terdampak asap.

“Dinas Kesehatan langsung mengecek kesehatan masyarakat di setiap rumah. Jika ada masyarakat yang mengalami batuk dan flu, langsung ditangani,” kata Rizal, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....