NHM Serahkan 8 Tangki Air untuk Perkuat Penanganan Karhutla Halmahera Utara

  • 01 Okt 2026 10:36 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Tobelo - Sebanyak 120 titik kebakaran hutan dan lahan atau karhutla tercatat tersebar di 16 kecamatan dan 69 desa di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Luas lahan terdampak mencapai 508,6 hektare.

Kondisi tersebut mendorong PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) memperkuat dukungan terhadap penanganan karhutla dengan menyerahkan delapan unit IBC tank atau tangki air operasional tambang kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Utara.

Penyerahan bantuan dilakukan pada Selasa, 29 September 2026. Tangki tersebut akan digunakan sebagai penampung air atau water supply station portabel di sejumlah titik yang membutuhkan dukungan suplai air untuk operasi pemadaman.

Sr. Supervisor Government Relation & Permitting NHM, Harnevar Piga, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kontribusi perusahaan untuk memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran.

“Kami memahami betul tantangan besar yang dihadapi oleh tim gabungan Damkar dan BPBD di lapangan, terutama terkait keterbatasan armada suplai air di area yang rawan dan cepat terjadi kebakaran meluas seperti di Kao dan Tobelo. Melalui penyerahan tahap awal ini, kami berharap dapat langsung memperkuat daya dukung logistik air bagi petugas di lapangan,” ujar Harnevar yang biasa disapa Ato.

Menurut dia, keterlibatan sektor swasta dibutuhkan untuk mendukung pemerintah dalam menghadapi situasi tanggap darurat, terutama ketika kebutuhan logistik dan peralatan di lapangan meningkat.

Bantuan delapan tangki air tersebut menjadi bagian dari komitmen NHM dalam mendukung penguatan kapasitas penanggulangan bencana di Halmahera Utara. Peralatan itu diharapkan dapat mempercepat mobilisasi pasokan air ke lokasi pemadaman dan membantu petugas mengatasi kebakaran yang berpotensi meluas.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Kepala Seksi Peralatan dan Logistik BPBD Halmahera Utara, Alosius Kalengkongan, mengapresiasi bantuan tersebut. Ia mengatakan fasilitas itu dibutuhkan untuk memperlancar distribusi air selama proses pemadaman karhutla.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Bupati, Wakil Bupati, serta Kepala BPBD, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT NHM. Bantuan ini sangat penting untuk mendukung penanganan kebencanaan di Halmahera Utara, khususnya dalam memperlancar distribusi air saat operasional pemadaman kebakaran. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Halmahera Utara,” kata Alosius.

Kolaborasi antara NHM dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara tersebut diharapkan tidak berhenti pada penanganan kebakaran yang terjadi saat ini. Kerja sama itu juga diarahkan untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana lingkungan di masa mendatang.

Dengan tambahan sarana penampungan air, BPBD dan tim pemadam diharapkan memiliki dukungan logistik yang lebih memadai, terutama di wilayah yang menghadapi risiko kebakaran dan membutuhkan pasokan air secara cepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....