Musik Gala Maluku Utara Tercatat sebagai Ekspresi Budaya

  • 01 Okt 2026 07:16 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate–Musik Gala telah tercatat sebagai Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) asal Maluku Utara dalam pangkalan data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkum. Musik Gala merupakan salah satu musik tradisional dari Provinsi Maluku Utara yang menjadi pengiring Tari Gala, yakni tarian pergaulan sekaligus penyambutan tamu.

Musik ini dimainkan secara berkelompok dengan memadukan bunyi sejumlah alat musik tradisional, seperti tifa atau gendang, gong, suling, dan rebab. Irama yang dihasilkan bersifat ritmis dan energik, mengikuti gerakan tari yang dinamis.

Musik Gala biasanya dipentaskan dalam berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari upacara adat, pernikahan, pelantikan adat, ritual tertentu, hingga pesta dan hiburan rakyat. Selain sebagai pengiring tarian, musik ini juga berfungsi sebagai media komunikasi dan penyampaian cerita, termasuk sejarah leluhur serta nilai-nilai moral yang diwariskan antargenerasi.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku Utara, Budi Argap Situngkir, mengatakan

Pencatatan tersebut dilakukan berdasarkan permohonan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara.

Menurut Argap, pencatatan EBT merupakan bagian dari komitmen negara dalam melindungi kekayaan intelektual komunal yang telah hidup dan berkembang di tengah masyarakat secara turun-temurun.

“Pelindungan ekspresi budaya tradisional, termasuk Musik Gala, merupakan ikhtiar melestarikan budaya masyarakat yang memiliki nilai sosial budaya. Serta dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat melalui pariwisata daerah,” kata Argap, Kamis 1 Oktober 2026.

Ia mengatakan pelindungan EBT penting untuk menjaga identitas dan martabat bangsa sekaligus memastikan warisan budaya tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Musik Gala juga memiliki fungsi sosial yang kuat dalam kehidupan masyarakat.

Selain menjadi sarana pergaulan yang mempertemukan pemuda dan pemudi, kesenian ini menjadi hiburan dalam berbagai pesta dan perayaan masyarakat. Keberadaan Musik Gala turut merepresentasikan kebersamaan dan persatuan masyarakat serta memperkuat identitas budaya lokal Maluku Utara.

Argap mengajak pemerintah daerah, komunitas masyarakat, dan seluruh pihak bersama-sama menjaga serta melestarikan ekspresi budaya tradisional di daerah masing-masing melalui pelindungan kekayaan intelektual.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....