Polda Tegaskan Operasi Kepolisian di Patani Barat Pakai Peluru Karet dan Hampa
- 24 Sep 2026 21:35 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Sofifi - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara menyatakan operasi penangkapan terhadap lima tersangka kasus dugaan pembunuhan, pembakaran hingga penyerangan yang terjadi dalam konflik antar warga desa Sibenpopo dan desa Banemo, Kecamatan Patani Barat pada April lalu sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Bahkan dalam operasi penangkapan yang dilakukan tim gabungan tersebut, tidak menggunakan peluru tajam melainkan peluru karet dan hampa.
Hal tersebut ditegaskan langsung Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. I Gede Putu Widyana didampingi Kapolda, Irjen Pol. Arif Budiman hingga Wakapolda, Brigjen Pol. Slamet Haryadi saat memimpin konferensi pers operasi penangkapan tersangka di Patani Barat, Kamis, 24 September 2026.
Penggunaan peluru karet dan hampa saat operasi penangkapan yang dilakukan lanjut Dirreskrimum, sebagai sarana pengendalian situasi yang penggunaannya merupakan pilihan terakhir apabila terdapat ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa masyarakat maupun petugas saat melaksanakan operasi.
“Intinya, operasi yang dilakukan di Kecamatan Patani Barat sudah dilaksanakan sesuai dengan SOP yang berlaku,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, tidak membangun stigma terhadap kelompok mana pun, serta memberikan kepercayaan kepada penyidik untuk menyelesaikan seluruh perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Penegakan hukum yang kami lakukan tidak hanya bertujuan menghadirkan kepastian hukum, tetapi juga memulihkan rasa keadilan, menjaga stabilitas keamanan, dan mengembalikan kehidupan masyarakat agar dapat kembali hidup berdampingan secara damai,” ucap Kapolda.
Kapolda juga meminta masyarakat, untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Polda Maluku Utara beserta seluruh jajaran akan terus melakukan pengamanan dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat hingga adat maupun pemuda, untuk menjaga situasi keamanan di Maluku Utara agar tetap kondusif,” ucapnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....