Hari Kelima, SAR Perluas Pencarian Korban Hilang di Dufa-Dufa
- 17 Sep 2026 19:49 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate — Memasuki hari kelima, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu korban yang dinyatakan hilang setelah perahu terbalik di perairan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara.
Pencarian dilakukan pada Kamis 17 September 2026 dengan membagi wilayah operasi menjadi empat sektor. Tim mengerahkan enam kru untuk melakukan penyisiran di permukaan perairan.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Ternate, Ferdinando Jofandri Rogebret, mengatakan pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR, termasuk Polair Polda Maluku Utara dan Lanal Ternate.
“Untuk hari ini kami membagi menjadi empat sektor dengan enam kru. Pencarian masih dilakukan di permukaan air dengan bantuan rekan-rekan dari Polair Polda Maluku Utara dan Lanal Ternate,” kata Ferdinando kepada rri.co.id, Kamis 17 September 2026.
Menurutnya, pencarian masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah posisi korban yang diduga tenggelam sehingga keberadaannya sulit diketahui secara visual dari permukaan.
“Tim SAR sebelumnya juga telah melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian. Namun, hingga hari kelima pencarian, keberadaan korban belum berhasil ditemukan,” ujarnya.
Selain faktor lokasi korban, kondisi cuaca di perairan Ternate turut menjadi kendala. Angin kencang dan gelombang tinggi membuat proses penyisiran di laut harus dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan tim.
Ferdinando mengatakan, operasi pencarian akan terus dilakukan hingga hari ketujuh sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.
Namun, apabila hingga hari ketujuh ditemukan tanda-tanda yang menunjukkan keberadaan korban, operasi pencarian dapat dipertimbangkan untuk diperpanjang sesuai hasil evaluasi tim SAR gabungan.
Insiden perahu terbalik tersebut terjadi pada Minggu 13 September 2026 siang. Dalam kejadian itu, satu orang ditemukan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya masih dinyatakan hilang dan hingga kini masih dalam pencarian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....