Bupati Ubaid Siapkan Penanganan Talud dan Rumah Warga Lolobata

  • 17 Sep 2026 16:32 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Halmahera Timur – Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub meninjau kerusakan akibat gelombang pasang di Desa Lolobata, Wasile Tengah, Kamis 17 September 2026. Pemerintah daerah menyiapkan penanganan talud dan rumah warga terdampak melalui dua skema.

Ubaid didampingi Kepala Dinas Perkim Muliastuty dan Kepala Pelaksana BPBD Halmahera Timur Darso D. Gajal. Turut mendampingi Camat Wasile Tengah Sabaria Muchsin serta Kepala Desa Lolobata Arif Robo.

Rombongan meninjau sejumlah lokasi terdampak, termasuk talud penahan ombak dan tambatan perahu nelayan. Pemerintah juga memeriksa kondisi rumah warga di kawasan pesisir Desa Lolobata.

Ubaid mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat terdampak bencana. "Saya ikut merasakan apa yang dialami masyarakat Desa Lolobata yang terdampak gelombang air pasang," ujar Ubaid.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah menyiapkan dua skema penanganan untuk memulihkan kondisi wilayah terdampak. Skema pertama melalui perencanaan pembangunan daerah yang ditangani Dinas Perkim.

Skema kedua ditempuh melalui jalur penanggulangan bencana dengan melibatkan instansi terkait. "Dalam skema kebencanaan, ada beberapa jalur yang bisa ditempuh, baik melalui pemerintah daerah maupun melalui usulan kepada instansi terkait penanggulangan bencana," katanya.

Berdasarkan hasil peninjauan, pemerintah merencanakan perbaikan talud yang mengalami kerusakan akibat gelombang pasang. Sementara itu, rumah warga akan dipetakan berdasarkan tingkat kerusakan masing-masing.

"Nantinya akan direncanakan penanganan terhadap talud yang rusak. Beberapa rumah warga akan masuk dalam program pembangunan rumah baru, sedangkan sebagian lainnya melalui program bedah rumah," jelas Ubaid.

Ubaid mengatakan, usulan penanganan akan dikawal pemerintah daerah setelah seluruh dokumen dan persyaratan terpenuhi. Pemerintah juga akan mengupayakan dukungan melalui jalur penanggulangan bencana.

Terkait anggaran, pemerintah daerah mendorong program pemulihan masuk dalam APBD Halmahera Timur 2027. Ubaid menjelaskan, APBD 2026 telah memasuki penghujung tahun anggaran.

"Untuk perencanaan dan penganggaran, saat ini kita sudah berada di penghujung tahun anggaran. Karena itu, akan kami dorong masuk pada anggaran tahun 2027," tegasnya.

Ia menekankan seluruh rencana penanganan masih berada pada tahap pengusulan dan membutuhkan kelengkapan administrasi. Pemerintah daerah terus melakukan pendataan sebagai dasar penyusunan program pemulihan.

Sebelumnya, gelombang pasang menerjang pesisir Desa Lolobata hingga merusak talud dan tambatan perahu nelayan. Sejumlah rumah warga juga terdampak genangan air akibat bencana tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....