MTQ Nasional Jadi Motivasi, Peserta Fahmil Al-Qur’an Malut Petik Pelajaran
- 15 Sep 2026 16:34 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Semarang - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah, menjadi ruang belajar sekaligus motivasi bagi peserta asal Maluku Utara. Bukan hanya soal mengejar juara, ajang ini mempertemukan mereka dengan peserta terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.
Salah satunya dirasakan Nujul Hasanah Ridwan bersama dua rekannya, Kartika Syamsudin dan Andi Rahma Maharani Poetri. Ketiganya tampil pada cabang Fahmil Al-Qur’an putri di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Selasa, 15 September 2026.

Bergabung dalam Grup C, ketiganya berhadapan dengan peserta dari Grup A asal Kalimantan Selatan dan Grup B dari Kalimantan Tengah. Penampilan mereka disaksikan langsung oleh para pelatih dan official kafilah Maluku Utara.
Hasil perlombaan menempatkan Grup A di posisi teratas dengan nilai 1.220. Grup B memperoleh 510 poin, sedangkan Grup C Maluku Utara mengumpulkan 150 poin.
Meski belum memperoleh hasil seperti yang diharapkan, Nujul menilai keikutsertaannya di MTQ Nasional memberikan pengalaman penting. Persaingan dengan peserta dari daerah lain menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus memperluas pengalaman.
“Ini akan selalu menjadi pembelajaran kedepan kami agar lebih baik,” kata Nujul saat diwawancarai rri.co.id usai tampil.
MTQ Nasional bukan sekadar tentang hasil akhir perlombaan, tetapi juga kesempatan untuk merasakan atmosfer kompetisi tingkat nasional dan belajar dari peserta lain.
Apalagi, bagi Nujul, kehadirannya di Semarang merupakan pengalaman pertama. Ia mengaku senang dapat mengenal suasana dan masyarakat di kota tersebut.
“Bahagia karena baru pertama kali datang ke Semarang,” katanya.
Selain kompetisi, pengalaman selama berada di Semarang juga meninggalkan kesan tersendiri bagi Nujul. Ia menyebut keramahan masyarakat dan makanan di Jawa Tengah menjadi bagian yang membuat perjalanan tersebut berkesan.”Orang-orangnya sangat ramah,” ujar Nujul.
MTQ Nasional XXXI pun menjadi bagian dari perjalanan panjang para peserta Maluku Utara untuk terus meningkatkan kemampuan. Hasil perlombaan menjadi bahan evaluasi, sementara pengalaman bertemu dan berkompetisi dengan peserta dari berbagai daerah menjadi modal untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Bagi Nujul dan rekan-rekannya, tampil di panggung nasional bukan akhir dari perjalanan. Pengalaman di Semarang justru menjadi motivasi untuk kembali belajar, memperbaiki kekurangan, dan mempersiapkan diri menghadapi kesempatan berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....