Festival Buku Maluku Utara Berakhir, Dua Tokoh Raih Penghargaan

  • 13 Sep 2026 09:34 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate–Rangkaian Festival Buku Maluku Utara (BookFest) 2026 resmi ditutup Ketua ICMI Orwil Maluku Utara, Kasman Hi. Ahmad yang berlangsung di Benteng Oranje Ternate, Sabtu 12 September 2026.

BookFest Maluku Utara 2026 telah berlangsung pada 11-12 September 2026. Dalam agenda penutupan, ICMI Maluku Utara memberikan penghargaan Lifetime Achievement Awards kepada dua tokoh yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam bidang literasi dan pendidikan. Penerimaan penghargaan diwakili masing-masing keluarga almarhum.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah saat menyerahkan awards pada Marjorie Amal keluarga almarhum Adnan Amal.(Foto:Amar Ome)

Dua tokoh tersebut yakni Adnan Amal, yang menerima penghargaan bidang Literasi dan Penulisan Sejarah, serta Jusuf Abdulrahman untuk bidang Literasi dan Pendidikan.

Dalam sambutannya, Kasman mengatakan Festival Buku menjadi ruang bagi para penulis untuk berkomunikasi dan berinteraksi langsung dengan pembaca. Namun, menurutnya, para penulis di Maluku Utara masih menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan ekosistem literasi.

"Tantangannya penulis banyak sekali. Tidak ada penerbit di Maluku Utara. Saya lihat pengusaha-pengusaha lebih senang pada konstruksi, tetapi tidak pernah berinvestasi di bidang perbukuan yang memperkuat ekosistem literasi. Tantangan lain adalah distributor buku, yang ada hanya

Gramedia Ternate," kata Kasman.

Wakil Bupati Halmahera Utara itu menegaskan, pengembangan literasi membutuhkan partisipasi komunitas dan masyarakat. Salah satunya dengan menyediakan pojok perpustakaan di lingkungan masing-masing serta mendorong tumbuhnya komunitas membaca dan menulis.

Menurutnya, komunitas yang tumbuh dan aktif diharapkan dapat melahirkan karya-karya buku baru dari Maluku Utara.

"Festival Buku ini sebuah ekosistem literasi yang mulai kita wujudkan. Mudah-mudahan terus ditebarkan. Hari ini para pelajar hingga masyarakat yang terlibat telah memulai untuk menentukan masa depan dengan ikut terlibat dalam program literasi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengatakan Festival Buku menjadi salah satu upaya untuk mendorong dan membangun budaya literasi di Maluku Utara.

Ia menyebutkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus bekerja maksimal untuk mendorong budaya literasi di sekolah agar tumbuh dan berkembang dengan baik. Selain itu, perpustakaan di satuan pendidikan juga didorong agar lebih produktif dan dimanfaatkan secara optimal oleh para pelajar.

"Kami memberi apresiasi kepada penyelenggara Festival Buku dan para mitra sehingga kegiatan ini dapat terselenggara, karena ini berdampak pula bagi dunia pendidikan terutama pada literasi," katanya.

Abubakar berharap komitmen bersama untuk mendorong budaya baca terus dioptimalkan sehingga tingkat literasi masyarakat di Maluku Utara dapat terus tumbuh dan berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....