Gubernur Sherly Resmikan Gedung Jantung RSUD-CB, 5 Pasien Langsung Ditangani
- 28 Agt 2026 13:08 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Layanan operasi dan intervensi jantung kini mulai tersedia di Maluku Utara. Pemerintah Provinsi Maluku Utara meresmikan Gedung Pelayanan Jantung Terpadu RSUD Chasan Boesoirie Ternate, Jumat, 28 Agustus 2026.
Peresmian gedung ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda. Fasilitas ini disiapkan untuk memperluas akses pelayanan jantung bagi masyarakat Maluku Utara, yang selama ini harus bergantung pada rumah sakit rujukan di luar daerah untuk penanganan tertentu.
Direktur RSUD Chasan Boesoirie Ternate, dr. Rosita Alkatiri, mengatakan pembangunan gedung tersebut mendapat dukungan anggaran Pemerintah Provinsi Maluku Utara sejak 2023 hingga 2025.
Menurut dia, setelah gedung diresmikan, RSUD Chasan Boesoirie akan segera memindahkan layanan jantung terpadu dari gedung poliklinik lama. Pemindahan layanan masih menunggu proses administrasi dan izin dari BPJS Kesehatan.
Gedung tiga lantai itu dirancang untuk menangani layanan jantung secara terpadu. Lantai pertama digunakan untuk pelayanan rawat jalan dengan empat ruang poliklinik. Lantai kedua diperuntukkan bagi fasilitas cath lab dan ruang operasi. Adapun lantai ketiga digunakan untuk pelayanan rawat inap.
“Setelah diresmikan, secepatnya kami akan lakukan pemindahan pelayanan jantung terpadu ke gedung ini,” kata Rosita kepada rri.co.id, usai peresmian.

RSUD Chasan Boesoirie saat ini memiliki empat dokter spesialis jantung, yakni dr. Arif, dr. Fikri, dr. Zulkifli, serta dr. Felix yang menangani kardiologi anak.
Peresmian gedung juga dirangkaikan dengan proctorship intervensi nonbedah jantung perdana. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peningkatan kompetensi tenaga medis sekaligus transfer pengetahuan dari tim ahli kepada tenaga kesehatan di daerah.
Dalam kegiatan perdana itu, lima pasien menjalani tindakan pemasangan ring melalui layanan kateterisasi jantung atau cath lab.
Kehadiran fasilitas tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat sistem rujukan kesehatan di Maluku Utara. Pemerintah daerah menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama dengan sejumlah rumah sakit kabupaten dan kota se-Maluku Utara untuk membangun jejaring rujukan pelayanan jantung.
Peresmian disaksikan Direktur Utama RS Jantung Harapan Kita, Dr. dr. Iwan Dakota, SpJP(K), M.A.R.S.; Direktur Layanan Operasional RSCM, Dr. dr. Astuti Giantini; serta Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Dr. Soetomo, Dr. Mouli Edward.
Usai acara, Gubernur Sherly bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Sekretaris Daerah, Duta Besar Kerajaan Belanda, dan tim ahli nasional meninjau langsung ruang operasi serta area kateterisasi.
Inspeksi dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas, termasuk aspek sterilitas ruang operasi dan kelayakan sarana sebelum seluruh layanan dioperasikan secara penuh.
Dengan beroperasinya pusat layanan jantung tersebut, pemerintah daerah menargetkan penanganan penyakit jantung dapat dilakukan lebih dekat dengan tempat tinggal pasien. Layanan ini juga diharapkan mengurangi ketergantungan terhadap rujukan ke rumah sakit di luar Maluku Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....