Akademisi UMMU: Indonesia Emas Harus Membuka Ruang Perempuan Kepulauan

  • 17 Agt 2026 07:32 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Faujia Umasugi, menilai kemerdekaan harus menghadirkan pemerataan kesempatan bagi masyarakat. Menurutnya, kemajuan Indonesia tidak cukup diukur melalui pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik.

Faujia menyampaikan pandangan itu saat merefleksikan HUT ke-81 Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026. Ia menilai cita-cita Indonesia Emas harus memastikan manfaat pembangunan dirasakan masyarakat di seluruh wilayah.

Menurut Faujia, kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan membutuhkan pendekatan pembangunan sesuai kebutuhan setiap daerah. Hal itu terutama penting bagi masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil yang menghadapi keterbatasan akses layanan dasar.

“Indonesia Emas tentu menjadi cita-cita bersama, tetapi kemajuan harus dirasakan seluruh masyarakat,” ujar Faujia. Menurutnya, perempuan di wilayah kepulauan juga harus memperoleh kesempatan berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan.

Ia menilai pembangunan seharusnya tidak hanya berfokus pada jumlah infrastruktur atau besarnya investasi yang masuk. Ukuran kemajuan juga terlihat dari kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pekerjaan, dan peluang meningkatkan kesejahteraan.

Faujia menyoroti peran perempuan yang selama ini berkontribusi dalam keluarga, pendidikan, kegiatan ekonomi, dan kehidupan sosial. Menurutnya, perempuan perlu mendapat ruang lebih besar dalam perencanaan serta pengambilan keputusan pembangunan.

“Perempuan bukan hanya penerima kebijakan, tetapi memiliki pengalaman dan pengetahuan penting dalam proses pembangunan,” katanya. Ia menambahkan, partisipasi perempuan perlu diikuti kesempatan menyampaikan gagasan, meningkatkan kapasitas, dan mengambil peran.

Pendidikan menjadi salah satu fondasi penting untuk memperkuat kontribusi perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Faujia menilai akses pendidikan berkualitas dapat memperluas peluang perempuan mengembangkan kemampuan serta kemandirian.

Ia juga melihat Maluku Utara memiliki peluang besar berkembang karena didukung potensi sumber daya alam dan manusia. “Pertumbuhan ekonomi daerah harus membuka ruang bagi masyarakat lokal untuk belajar, bekerja, berusaha, dan berkontribusi,” ujarnya.

Faujia menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di daerah. Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi turut menjawab persoalan masyarakat.

Memaknai HUT ke-81 RI, Faujia berharap kemerdekaan diterjemahkan melalui kebijakan yang menyentuh kehidupan masyarakat. Menurutnya, setiap warga harus memiliki kesempatan berkembang tanpa dibatasi tempat tinggal dan kondisi sosial ekonomi.

“Kemerdekaan akan terasa ketika anak di pulau kecil mendapat pendidikan baik dan perempuan memiliki ruang berkembang,” ujarnya. Ia mengajak pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan masyarakat sipil memperkuat kolaborasi pembangunan.

Faujia menegaskan perjalanan menuju Indonesia Emas bukan sekadar mengejar target ekonomi nasional. Indonesia maju, menurutnya, adalah Indonesia yang membuka kesempatan bagi semua warga, termasuk perempuan di wilayah kepulauan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....