Inovasi ‘Basigaro’ Didorong Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Inklusif
- 12 Agt 2026 06:47 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku Utara mendorong transformasi layanan hukum berbasis teknologi melalui inovasi Basigaro (Bangun Sinergi Pelayanan Hukum Responsif).
Inovasi tersebut dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan hukum dalam satu portal digital sehingga masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan Maluku Utara, dapat memperoleh akses layanan secara lebih mudah, cepat, dan terintegrasi.
Gagasan Basigaro dikembangkan Ketua Tim Komunikasi Publik, Reformasi Birokrasi, dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkum Malut, Ridwan Lobubun, melalui aksi perubahan bertajuk “Akselerasi Pelayanan Terintegrasi melalui Portal Basigaro.”
Ridwan menjelaskan, kebutuhan terhadap layanan hukum yang terintegrasi semakin penting karena karakteristik Maluku Utara sebagai wilayah kepulauan membutuhkan pendekatan pelayanan yang mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Menurutnya, Basigaro tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan, tetapi juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di Maluku Utara.
“Gagasannya sederhana. Kanwil Kemenkum Malut memiliki inovasi layanan di tingkat wilayah. Seperti layanan pendampingan kekayaan intelektual, AHU, layanan bantuan hukum, layanan pengaduan masyarakat, dan layanan konsultasi virtual. Seluruh layanan tersebut, masih terpisah. Sehingga kami berinisiatif untuk mengintegrasikan seluruh layanan tersebut dalam satu portal,” ujar Ridwan dalam seminar akhir Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) BPSDM Hukum Kementerian Hukum Angkatan CCVIII Tahun 2026, Selasa 11 Agustus 2026.
Ia mengatakan, lahirnya Basigaro berangkat dari persoalan eksternal organisasi, yakni pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang tergolong tinggi, tetapi belum sepenuhnya dirasakan secara inklusif oleh masyarakat.
Dalam konteks tersebut, Kanwil Kemenkum Malut dinilai memiliki posisi strategis melalui berbagai layanan yang berkaitan dengan kekayaan intelektual, administrasi hukum umum (AHU), bantuan hukum, pengaduan masyarakat hingga konsultasi hukum secara virtual.
Dengan mengintegrasikan layanan tersebut dalam satu portal, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi layanan yang tersebar pada berbagai kanal.
Ridwan juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Efektif, pembina, mentor, coach, Tim Pusdatin serta jajaran Kemenkum Malut yang berkontribusi dalam pengembangan dan implementasi Basigaro.
Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum, Hantor Situmorang, selaku penguji dalam seminar tersebut, memberikan dukungan terhadap pengembangan Basigaro.
Ia menilai inovasi tersebut memiliki nilai strategis karena berpotensi menyatukan berbagai layanan Kanwil Kemenkum Malut dalam satu platform.
Namun, Hantor mengingatkan agar pengembangan Basigaro disertai dengan perencanaan jangka menengah dan panjang yang matang. Pengukuran dampak layanan terhadap pemangku kepentingan juga dinilai penting untuk memastikan inovasi tersebut benar-benar memberikan manfaat.
“Inovasi Basigaro menurut saya, ngeri-ngeri sedap. Karena menghubungkan seluruh layanan di tingkat wilayah Kanwil Kemenkum Malut. Saya meminta agar Team Leader dapat mengukur dampak atas layanan bagi stakeholders internal dan eksternal. Ini penting untuk melihat sejauh mana penerapannya dapat berperan strategis dalam memberikan dampak bagi stakeholders,” ucap Hantor.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Malut, Budi Argap Situngkir, menyatakan dukungannya terhadap implementasi Basigaro.
Menurut Argap, inovasi tersebut menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung pembangunan zona integritas di lingkungan Kanwil Kemenkum Malut.
“Saya mendukung inovasi Basigaro, untuk meningkatkan kualitas kinerja pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Dukungan juga disampaikan Widyaiswara Madya BPSDM, Elis Widyaningsih, selaku coach. Ia menilai tahapan implementasi aksi perubahan Basigaro telah berjalan sesuai target.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, La Dariani, yang hadir secara virtual sebagai mentor, turut memberikan apresiasi terhadap pengembangan inovasi tersebut.
“Semoga layanan Basigaro semakin memperkuat komitmen Kemenkum Malut, meraih predikat WBBM di tahun ini, dan memberikan layanan berdampak bagi masyarakat,” kata Dariani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....