Wagub Malut Serahkan 45 Unit Mesin kepada Nelayan Kepulauan Sula
- 10 Agt 2026 16:00 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Sanana - Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sarbin Sehe, menyerahkan bantuan 45 unit mesin motor tempel kepada nelayan di Kabupaten Kepulauan Sula. Penyerahan bantuan berlangsung di Desa Bajo, Kecamatan Sanana, Senin 10 Agustus 2026.
Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Dari total 45 unit mesin yang disalurkan, sebanyak 31 unit memiliki kapasitas 15 PK, sedangkan 14 unit lainnya berkapasitas 20 PK. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Maluku Utara melalui berita acara kepada perwakilan penerima bantuan.
Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada 45 nelayan yang telah memenuhi sejumlah persyaratan, salah satunya berkaitan dengan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Ini merupakan langkah pemerintah provinsi untuk terus memberikan ruang kepada masyarakat melalui berbagai program strategis dan kebijakan, dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat," ujar Sarbin.
Menurutnya, masyarakat harus menjadi sasaran utama dari setiap kebijakan dan program pembangunan pemerintah. Keberhasilan pembangunan dapat dilihat ketika masyarakat mampu merasakan manfaat dan memperoleh kehidupan yang lebih sejahtera.
"Kepentingan negara adalah bagaimana melihat rakyat sejahtera, makmur dan bahagia. Namun, saat ini kita semuanya belum mampu mencapai hal tersebut, meskipun sudah banyak regulasi yang kita lahirkan, mulai dari peraturan pemerintah hingga peraturan daerah," katanya.
Ia mengakui, pemerintah telah menghadirkan berbagai program dan inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, pelaksanaan program tersebut masih mengalami kendala, terutama dalam hal akses masyarakat terhadap bantuan dan pembiayaan KUR.
Ia mengatakan, program pembiayaan bagi masyarakat sebenarnya telah berlangsung cukup lama. Namun, tidak semua nelayan dapat mengaksesnya karena berbagai kendala yang dihadapinya.
"Program ini sudah lama, tetapi masyarakat kita sulit mengaksesnya. Namun, tahun 2026 ini DKP Maluku Utara bekerja sama dengan perbankan untuk mengeksekusi bantuan bagi nelayan," ucapnya.
Ia menambahkan, sebelumnya Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga telah menyampaikan kepada DPR RI agar akses masyarakat terhadap pembiayaan KUR dapat dipermudah. Tentu, upaya tersebut saat ini mulai membuahkan hasil dengan adanya kerja sama antara pemerintah dan perbankan.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada pihak perbankan yang telah membantu dan mempermudah masyarakat dalam mengakses bantuan KUR," ujarnya.
Ia berharap bantuan mesin tempel tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para nelayan untuk meningkatkan aktivitas penangkapan ikan, produktivitas usaha, serta pendapatan keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....