Raih IGA Malut 2025: Iksan Dorong Malut Masuk Top 5 Provinsi Paling Inovatif
- 10 Agt 2026 08:16 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Sofifi - Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberikan penghargaan kepada para inovator daerah dalam Penganugerahan Innovative Government Award (IGA) Maluku Utara Tahun 2025 yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Maluku Utara, Senin 10 Agustus 2026.
Dari 31 inovator dan tim inovasi yang menerima apresiasi, nama Dr. Iksan, S.E., M.Si menjadi salah satu sorotan. Sekretaris Bappeda Provinsi Maluku Utara itu berada di urutan pertama. Ia menilai penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan personal, melainkan momentum untuk mendorong budaya inovasi di lingkungan pemerintahan.
Iksan menegaskan, inovasi harus berangkat dari persoalan nyata dan menghasilkan dampak bagi masyarakat maupun pemerintahan.
“Inovasi bukan tentang siapa yang paling hebat menciptakan sesuatu yang baru, tetapi tentang siapa yang berani menemukan cara yang lebih baik untuk menyelesaikan masalah,”ujar Iksan saat diwawancarai rri.co.id, usai menerima penghargaan yang diserahkan Sekretaris Daerah, Samsuddin A Kadir.
Menurut dia, seorang inovator dituntut untuk terus belajar, bereksperimen, menerima kritik, membangun kolaborasi, serta memastikan gagasan yang dikembangkan benar-benar memberikan manfaat.
Bidik Top 5 Provinsi Sangat Inovatif
Lebih jauh, Iksan menjadikan penghargaan IGA sebagai batu pijakan menuju target yang lebih besar, yakni membawa Maluku Utara masuk dalam Top 5 Highly Innovative Provinces 2026 atau lima besar provinsi sangat inovatif di Indonesia.
“Target besar membutuhkan kerja besar. Inovasi membutuhkan kolaborasi. Dan perubahan membutuhkan keberanian untuk memulai,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh insan inovasi di Maluku Utara membuktikan bahwa provinsi kepulauan tersebut tidak hanya memiliki kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kaya akan gagasan, kreativitas, inovasi, dan talenta.
“Dari ide menjadi aksi. Dari aksi menjadi inovasi. Dari inovasi menjadi dampak. Dari dampak menuju Maluku Utara yang lebih maju,” katanya.
Iksan juga menekankan bahwa penghargaan yang diterimanya tidak lahir dari kerja seorang diri. Ia menyampaikan apresiasi kepada Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah Maluku Utara atas dukungan serta ruang yang diberikan bagi berkembangnya inovasi.
Apresiasi juga diberikan kepada Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Tim Inovasi Biro Pengadaan Barang/Jasa, serta Tim Cici Novi Go Public.
“Dukungan, kolaborasi, energi, dan kerja bersama yang luar biasa telah membuktikan bahwa inovasi adalah hasil dari orkestrasi banyak orang, bukan kerja satu orang,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Maluku Utara Samsuddin A Kadir mengatakan penganugerahan tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah daerah atas komitmen, partisipasi, dan kontribusi perangkat daerah serta para inovator dalam mendorong pertumbuhan inovasi.
Menurutnya, inovasi diharapkan tidak berhenti pada penciptaan gagasan, tetapi mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Dalam daftar penerima penghargaan IGA Maluku Utara 2025, tercatat 31 inovator/tim inovasi dengan berbagai gagasan, mulai dari layanan pemerintahan, kesehatan, pendidikan, literasi, pemberdayaan masyarakat hingga pengadaan barang dan jasa.
Iksan sendiri tercatat sebagai Sekretaris Bappeda Maluku Utara, pernah menjabat Kepala Bagian di Biro Pengadaan Barang/Jasa Setda Maluku Utara, serta merupakan pendiri Birokrat Maluku Utara Menulis (BRO MAS). Ia juga merupakan alumni Reform Leader Academy (RLA), program strategis Kementerian PAN-RB dan Lembaga Administrasi Negara yang dilaksanakan di Jakarta dan Bangkok, Thailand.
Penghargaan IGA tersebut kini diarahkan bukan sekadar menjadi seremoni, tetapi sebagai titik awal untuk memperkuat ekosistem inovasi Maluku Utara dan mengejar posisi lima besar provinsi paling inovatif di Indonesia pada 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....