Drag Race Gubernur Malut Jadi Magnet Baru Sport Tourism Sofifi

  • 08 Agt 2026 19:17 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi – Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai menjadikan olahraga otomotif sebagai salah satu pintu masuk untuk mengembangkan sport tourism sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Hal itu terlihat dari penyelenggaraan Drag Bike & Drag Race Gubernur Maluku Utara Cup II dan Kejuaraan Daerah Road Race Piala Gubernur Maluku Utara 2026 di Sofifi, Sabtu 8 Agustus 2026. Ajang tersebut diikuti sekitar 160 starter, termasuk pembalap yang datang dari Sulawesi Utara.

Tingginya partisipasi pembalap lintas daerah dinilai menjadi sinyal bahwa Sofifi memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan event otomotif berskala nasional.

Ketua Panitia Penyelenggara, Glen Sangadji, mengatakan jumlah peserta tersebut menjadi capaian tersendiri. Pasalnya, pada waktu bersamaan juga berlangsung event otomotif serupa di Kotamobagu, Sulawesi Utara.

“Kami sangat bangga dengan antusiasme ini. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini menjadi wadah penyaluran bakat generasi muda di bidang otomotif secara positif, terarah, dan tentunya tetap mengedepankan aspek keselamatan,” ujar Glen.

Bagi Pemerintah Provinsi Maluku Utara, kehadiran pembalap dan tim dari luar daerah bukan sekadar menambah persaingan di lintasan. Mobilitas peserta, mekanik, official, komunitas, dan penonton membuka peluang perputaran ekonomi di berbagai sektor.

Mulai dari penginapan, transportasi, kuliner, perdagangan hingga UMKM lokal berpotensi mendapatkan manfaat dari penyelenggaraan event olahraga yang mendatangkan massa dari luar daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, mengatakan pengembangan event olahraga merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah membangun sport tourism di Maluku Utara.

“Ini salah satu upaya kita membangun sport tourism di Malut, menggerakkan ekonomi masyarakat lewat UMKM, dan memperkenalkan Sofifi sebagai daerah otomotif nasional dan internasional,” kata Samsuddin.

Dengan pendekatan tersebut, event otomotif tidak lagi dipandang hanya sebagai agenda kompetisi tahunan. Pemerintah daerah ingin menjadikannya sebagai produk wisata berbasis olahraga yang mampu menarik orang dari luar Maluku Utara untuk datang, tinggal, dan membelanjakan uangnya di daerah.

Potensi tersebut turut dirasakan masyarakat. Rizki Prananda (29), warga Ternate, mengaku sengaja menyeberang ke Sofifi untuk menyaksikan langsung ajang tersebut.

“Keren, Maluku Utara punya event berkelas seperti ini. Semoga event seperti ini lebih sering diadakan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara kemudian menargetkan pengembangan sport tourism tidak berhenti pada satu event. Sinergi pemerintah, komunitas otomotif, pelaku UMKM, dan sektor pariwisata dinilai penting untuk menciptakan kalender event yang mampu menarik peserta dan wisatawan dari luar daerah.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, sport tourism didorong menjadi bagian dari transformasi ekonomi daerah. Konsep tersebut diharapkan memberikan efek berantai, mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, aktivitas UMKM, hingga terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....