BMKG Ingatkan Ancaman El Nino Kuat, Maluku Utara Siaga Kekeringan
- 03 Agt 2026 10:45 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan masyarakat Maluku Utara meningkatkan kewaspadaan menghadapi El Nino. Fenomena tersebut diperkirakan semakin menguat selama musim kemarau 2026.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate, Desindra Deddy Kurniawan, menyampaikan peringatan tersebut. Musim kemarau di Maluku Utara berlangsung pada Juli hingga September setiap tahun.
Tahun ini, musim kemarau diperkuat fenomena El Nino yang menurunkan curah hujan di berbagai wilayah. Kondisi tersebut berpotensi memicu kekeringan, krisis air bersih, dan kebakaran lahan.
"Anomali suhu muka laut Nino 3.4 sudah kategori kuat. Agustus hingga September diperkirakan menjadi sangat kuat," kata Desindra, Senin 3 Agustus 2026.
BMKG mencatat sebagian wilayah Maluku Utara mengalami periode tanpa hujan selama 31 hingga 60 hari. Wilayah terdampak meliputi Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Selatan, Pulau Obi, dan Kepulauan Sula.
Desindra mengingatkan kondisi semakin berbahaya apabila periode tanpa hujan melampaui 60 hari. Situasi tersebut masuk kategori kekeringan ekstrem dengan dampak luas bagi masyarakat.
"Jika tanpa hujan melebihi 60 hari, kondisinya masuk kategori kekeringan ekstrem," ujarnya.
BMKG meminta pemerintah daerah segera menyesuaikan pola tanam menghadapi musim kemarau berkepanjangan. Langkah mitigasi juga diperlukan untuk menjaga ketersediaan air bersih dan mengurangi risiko gagal panen.
Selain kekeringan, BMKG turut mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan terus meningkat. Data Sipongi Kementerian Kehutanan mencatat 18 titik panas berstatus kepercayaan tinggi selama Juli 2026.
"Informasi perkembangan El Nino harus disampaikan secara luas agar masyarakat dapat mengantisipasi sejak dini," ucap Desindra, dengan tegas.
BMKG terus berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah daerah memperkuat mitigasi bencana hidrometeorologi kering. Sinergi tersebut diharapkan mampu meminimalkan dampak El Nino di Maluku Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....