Kemendukbangga Malut Gandeng Dunia Usaha Percepat Penurunan Stunting
- 31 Jul 2026 09:43 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Sofifi – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Maluku Utara memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta untuk mempercepat penurunan prevalensi stunting melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Langkah ini dinilai penting karena penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak di luar pemerintah.
Komitmen tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Plt. Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara, Ansar Djainahu, ke PT Jaya Abadi Semesta (JAS) di Desa Subaim, Kecamatan Wasile, Kabupaten Halmahera Timur, Selasa 28 Juli 2026.
Dalam audiensi yang dihadiri jajaran BKKBN dan manajemen perusahaan, Ansar menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting hanya dapat dicapai melalui kolaborasi lintas sektor atau pendekatan pentahelix, termasuk keterlibatan aktif dunia usaha.
“Percepatan penurunan stunting tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Perlu sinergi pentahelix, termasuk keterlibatan aktif dunia usaha. Melalui Program GENTING dan TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) di lingkungan perusahaan, kita bisa memberikan intervensi langsung kepada keluarga yang berisiko stunting,” kata Ansar.
Menurutnya, perusahaan dapat berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility atau CSR) yang menyasar langsung kebutuhan keluarga berisiko stunting. Bentuk dukungan tersebut antara lain perbaikan sanitasi dan akses air bersih, bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni, hingga penyediaan makanan bergizi, susu, vitamin, dan paket nutrisi bagi ibu dan anak.
Ansar menilai keterlibatan dunia usaha akan memperkuat efektivitas intervensi pemerintah, terutama di wilayah sekitar operasional perusahaan yang masih menghadapi tantangan pemenuhan gizi dan layanan dasar.
Sementara itu, Kepala Human Resources Development (HRD) PT Jaya Abadi Semesta, Maya, menyatakan pihaknya menyambut baik ajakan kerja sama tersebut. Perusahaan berkomitmen mendukung program pemerintah yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
BKKBN Maluku Utara berharap kemitraan dengan PT JAS menjadi model kolaborasi yang dapat diperluas ke perusahaan-perusahaan lain di Maluku Utara sehingga cakupan Program GENTING semakin luas.
Ansar menegaskan pihaknya akan terus membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari strategi percepatan penurunan stunting dan pembangunan keluarga berkualitas.
“Ke depan, BKKBN akan terus memperluas kemitraan dengan berbagai perusahaan dan pemangku kepentingan. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan Program GENTING untuk mewujudkan keluarga berkualitas dan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta melalui Program GENTING diharapkan dapat mempercepat penanganan stunting secara lebih terarah, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia menuju target Indonesia Emas 2045.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....