Lapas Ternate Gandeng DLH Kelola Sampah Demi Lingkungan Berkelanjutan Bersih

  • 30 Jul 2026 16:58 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pengelolaan dan pemanfaatan ulang sampah di lingkungan lapas bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih bersih, sehat, dan berdaya guna, pada Kamis 30 Juli 2026.

Penandatanganan kerja sama ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat dari kedua belah pihak. Dari DLH Kota Ternate, hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sekretaris Dinas, serta Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3.

Sementara itu, perwakilan dari Lapas Ternate dipimpin oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Taufik Hadinoto, yang hadir selaku Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Ternate. la didampingi oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Yuslizar, Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat) Presley Y. Hutapea, beserta stafnya.

Plh. Kalapas Ternate, Taufik Hadinoto, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata Lapas Ternate dalam mendukung kebersihan lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah dari sampah yang dihasilkan setiap harinya.

"Kerja sama ini penting agar pengelolaan sampah di dalam lapas tidak hanya sekadar dibuang, tetapi bisa dipilah dan dimanfaatkan kembali. Kami berharap sinergi dengan DLH Kota Ternate ini dapat berjalan berkelanjutan," ujar Taufik.

Senada dengan hal tersebut, Kasi Binadik Yuslizar menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting untuk membangun kesadaran dan budaya hidup bersih di area pemasyarakatan.

"Program ini kami harapkan dapat menjadi sarana edukasi kepedulian lingkungan bagi WBP. Dengan terbiasa memilah dan mengelola sampah di dalam lapas, tumbuh rasa tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan," ucap Yuslizar.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan volume sampah yang terbuang ke TPA dapat berkurang, sekaligus menciptakan sistem pengelolaan limbah yang lebih teratur dan berwawasan lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....