Lindungi Generasi Muda Maluku Utara dari Ancaman Narkotika
- 23 Jul 2026 18:25 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmennya mendukung upaya nasional memberantas penyalahgunaan narkotika demi melindungi generasi muda sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Komitmen tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang diikuti secara virtual dari Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara di Ternate, Kamis 23 Juli 2026.
Mewakili Gubernur Maluku Utara, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Fachruddin Tukuboya menghadiri kegiatan tersebut didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Maluku Utara Ali Fataruba.
Peringatan HANI secara nasional dipusatkan di Pusat Rehabilitasi BNN dan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, yang mewakili Presiden Prabowo Subianto.
Dalam sambutannya, Djamari mengingatkan bahwa perang melawan narkotika tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus terlibat aktif mencegah peredaran gelap narkoba yang masih menjadikan Indonesia sebagai salah satu sasaran utama jaringan internasional.
Ia menjelaskan, posisi geografis Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau menjadi tantangan tersendiri karena membuka banyak jalur masuk bagi penyelundupan narkotika.
“Sekali lagi saya ajak rekan-rekan sekalian, ayo kita bersama-sama mencegah itu,” ujar Djamari.
Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tahun ini mengusung semangat membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi sebagai modal utama pembangunan bangsa.
Untuk memperkuat kampanye pencegahan, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar berbagai kegiatan yang menyasar kalangan muda, mulai dari Turnamen Padel Bersinar di Jakarta dan Bali, kompetisi e-football, hingga Formula 1 virtual sebagai wadah menyalurkan kreativitas dan energi generasi muda ke arah yang positif.
Selain itu, BNN juga menyelenggarakan gala premier film edukatif bertajuk Maju, webinar Sobat Ananda Bersinar di Sumatera Utara yang mengangkat literasi bahaya narkotika bagi anak dan remaja, serta berbagai program edukasi lainnya.
Di bidang penguatan kelembagaan, BNN bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggelar bimbingan teknis mengenai Konvensi Hak Anak sebagai upaya memperkuat perlindungan anak dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Rangkaian kegiatan HANI juga diisi dengan bakti sosial donor darah sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.
Melalui peringatan HANI 2026, pemerintah berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, keluarga, dan masyarakat semakin kuat untuk menekan penyalahgunaan narkotika serta mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan bebas dari ancaman narkoba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....