Gerak Sehat, Pikiran Hebat! Cara Unik Disarpus Malut Bangun Generasi Anti Hoaks

  • 22 Jul 2026 08:44 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi – Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus mendorong penguatan budaya literasi sebagai bekal generasi muda menghadapi derasnya arus informasi di era digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Senam Literasi (SERASI) bertajuk “Gerak Sehat, Pikiran Hebat, Literasi Kuat” yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Maluku Utara di Sofifi, Rabu 22 Juli 2026.

Kegiatan yang diikuti pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), pelajar, anak-anak, hingga masyarakat umum itu memadukan aktivitas olahraga dengan edukasi literasi sebagai bagian dari kampanye membangun kebiasaan membaca di tengah masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, menegaskan literasi kini menjadi kebutuhan mendasar di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan transformasi digital.

Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya sehat secara fisik, tetapi juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis dan beradaptasi agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang menyesatkan.

“Di tengah era disrupsi informasi, anak-anak harus tangguh dan memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi. Salah satu caranya adalah melalui penguatan literasi,” kata Samsuddin saat membuka kegiatan.

Ia mengingatkan bahwa ruang digital saat ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Berbagai bentuk kejahatan siber seperti penyebaran hoaks, penipuan daring, perjudian online, eksploitasi seksual terhadap anak, perundungan siber, ujaran kebencian hingga paham radikal menjadi ancaman nyata yang harus diantisipasi melalui peningkatan literasi masyarakat.

Selain senam bersama, rangkaian kegiatan juga diisi dengan lomba membaca nyaring, lomba penulisan resensi buku, serta program DWP Mengajar yang digagas Dharma Wanita Persatuan Maluku Utara. Program tersebut bertujuan menanamkan karakter positif dan membangun budaya belajar sejak usia dini.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Maluku Utara, Muliadi Tutupoho, mengatakan kegiatan SERASI dirancang untuk menghadirkan pendekatan baru dalam mempromosikan budaya membaca dengan menggabungkan aktivitas fisik dan edukasi.

Menurutnya, perpustakaan harus menjadi ruang publik yang lebih dekat dengan masyarakat dan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan.

“Kami ingin menggabungkan gaya hidup sehat dengan pesan literasi yang kuat. Harapannya masyarakat semakin tertarik mengunjungi perpustakaan, memanfaatkan fasilitas yang tersedia, dan menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari,” ujar Muliadi.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah satunya disampaikan Amrin, pelajar SMAN 5 Kota Tidore Kepulauan, yang mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui kegiatan tersebut.

“Senam literasi ini sangat menyenangkan. Selain berolahraga, kami juga mendapat banyak pengetahuan dari buku-buku yang ada di perpustakaan,” katanya.

Sekprov kembali mengajak masyarakat untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang terbuka bagi semua kalangan, bukan sekadar tempat menyimpan koleksi buku.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara, lanjutnya, akan terus menghadirkan berbagai program inovatif melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan guna meningkatkan budaya baca dan memperkuat literasi masyarakat sebagai fondasi membangun sumber daya manusia yang berkualitas di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....