Hari Pertama Sekolah, Wagub Sarbin Jemput dan Semangati Siswa Baru
- 06 Jul 2026 11:32 WIB
- Ternate
Poin Utama
- Wagub dan Sekda Maluku Utara menyambut langsung siswa di sejumlah SMA/SMK pada hari pertama tahun ajaran 2026/2027 di Kota Ternate.
- Pemerintah menekankan pentingnya pendidikan karakter, integritas, dan kualitas pembelajaran sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.
- Siswa diajak membangun budaya membaca dan semangat belajar, sementara guru didorong terus berinovasi meningkatkan mutu pendidikan.
RRI.CO.ID, Ternate - Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe bersama Sekretaris Daerah Samsuddin Abdul Kadir turun langsung menyambut peserta didik pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027 di sejumlah SMA dan SMK di Kota Ternate, Senin 6 Juli 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Maluku Utara memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang unggul sekaligus menanamkan pendidikan karakter sejak awal tahun ajaran.
Didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, rombongan mengunjungi SMA Negeri 1 Ternate, SMA Negeri 10 Ternate, SMK Negeri 5 Ternate, SMA Negeri 8 Ternate, SMA Negeri 2 Ternate, SMA Negeri 3 Ternate, dan SMA Negeri 4 Ternate. Kunjungan tersebut sekaligus menandai dimulainya rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan berlangsung mulai Selasa 7 Juli 2026.
Kehadiran pimpinan daerah disambut antusias oleh guru, tenaga kependidikan, dan para siswa baru. Pelaksana Tugas Kepala SMA Negeri 10 Ternate, Rusli Djafar, menilai kunjungan tersebut menjadi suntikan semangat bagi seluruh warga sekolah untuk mengawali proses belajar mengajar.
“Kami merasa bangga dan bahagia atas kehadiran Bapak Wakil Gubernur dan Bapak Sekretaris Daerah. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi guru dan peserta didik untuk memulai tahun ajaran baru dengan semangat dan optimisme,” ujar Abubakar Abdullah kepada rri.co.id.
Dalam arahannya kepada para guru dan siswa, Sarbin Sehe menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga bertanggung jawab membentuk karakter dan integritas generasi muda.
“Tugas kita bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menyiapkan masa depan mereka melalui pembentukan karakter, moral, integritas, dan nilai-nilai spiritual yang kuat,” kata Sarbin.

Menurutnya, berbagai persoalan yang berkaitan dengan perilaku peserta didik harus menjadi perhatian bersama. Sekolah memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi yang mampu menghadapi tantangan zaman dengan bekal karakter yang kuat.
Ia menambahkan, menuju visi Indonesia Emas 2045, Maluku Utara membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki etika, integritas, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian sosial. Karena itu, guru didorong terus meningkatkan kompetensi, berinovasi dalam pembelajaran, serta mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Samsuddin Abdul Kadir mengajak seluruh peserta didik memanfaatkan kesempatan belajar secara maksimal. Ia menekankan pentingnya membangun budaya membaca sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Biasakan membaca setiap hari. Membaca adalah jalan paling efektif untuk memperluas wawasan, meningkatkan pengetahuan, dan membangun kemampuan berpikir kritis. Masa depan kalian ditentukan oleh kesungguhan kalian dalam belajar hari ini,” ujarnya.
Abubakar Abdullah berharap momentum hari pertama sekolah dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas.
Melalui sinergi tersebut, pemerintah menargetkan lahirnya generasi Maluku Utara yang cerdas, berkarakter, berintegritas, serta memiliki daya saing untuk menghadapi tantangan global dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....