Satu Panggung Seribu Talenta, Cara Dikbud Malut Hidupkan Semangat Kemerdekaan

  • 11 Agt 2026 21:14 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi — Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Maluku Utara tidak hanya diwarnai seremoni. Ratusan pelajar dan generasi muda menghidupkan semangat kemerdekaan melalui seni dan kebudayaan dalam pentas “Satu Panggung Seribu Talenta” di Sofifi, Selasa 11 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut digelar di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara. Panggung terbuka itu menjadi ruang bagi para pelajar untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya daerah.

Beragam pertunjukan ditampilkan, mulai dari baca dan musikalisasi puisi, monolog, orasi kebangsaan, menyanyi solo, tarian tradisional, musik etnik, mendongeng, teater hingga stand up comedy.

Pentas tersebut merupakan hasil kolaborasi Panitia Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI Maluku Utara dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara.

Antusiasme pelajar terlihat dari keterlibatan sekolah dari berbagai wilayah Maluku Utara. Hampir seluruh sekolah mengirimkan peserta untuk tampil di panggung tersebut.

Kehadiran para pelajar tidak sekadar menjadi bagian dari pertunjukan. Panggung itu juga menjadi ruang perjumpaan generasi muda untuk membangun kepercayaan diri, mengembangkan kreativitas, serta mengenal dan mengekspresikan kebudayaan daerah.

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, mengapresiasi keterlibatan para pelajar dan seluruh pihak yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya.

“Kita ingin memastikan setiap kegiatan positif yang tumbuh di tengah masyarakat mendapat ruang dan dukungan. Pemerintah hadir untuk membuka ruang itu, terutama bagi generasi muda untuk berkarya dan berkembang,” ujar Sarbin.

Menurut dia, mengisi kemerdekaan tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan formal. Seni dan kreativitas juga menjadi medium bagi generasi muda untuk menunjukkan kecintaan terhadap daerah dan bangsa.

“Perjuangan untuk meraih kemerdekaan tidaklah mudah. Karena itu, tugas kita hari ini adalah mengisinya dengan hal-hal yang positif, yang membangun, dan yang memberi manfaat,” katanya.

Sarbin menilai ruang-ruang kreatif seperti pentas seni penting untuk terus dikembangkan karena dapat menjadi wadah bagi generasi muda dalam menyalurkan potensi sekaligus membangun karakter positif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga keberlanjutan seni dan budaya lokal.

“Kami ingin anak-anak muda memiliki ruang untuk mengenal, mencintai dan mengekspresikan budaya mereka. Antusiasme sekolah menunjukkan bahwa potensi itu sangat besar,” ujarnya.

Menurut Abubakar, keterlibatan pelajar dari berbagai sekolah menunjukkan besarnya potensi talenta muda di Maluku Utara. Potensi tersebut perlu mendapatkan ruang agar dapat terus berkembang dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Pentas “Satu Panggung Seribu Talenta” pun menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kreativitas generasi muda.

Di atas panggung, semangat itu hadir melalui puisi, musik, tarian, teater, cerita dan berbagai ekspresi seni lainnya. Dari ruang sederhana di Sofifi, para pelajar Maluku Utara menunjukkan bahwa kemerdekaan juga dapat diisi dengan keberanian untuk berkarya dan merawat identitas budaya daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....