Wagub Sarbin: Duta Bahasa Jadi Penggerak Literasi-Pelestarian Bahasa Daerah
- 28 Jun 2026 07:39 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, resmi membuka Malam Puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Maluku Utara 2026 di Ballroom Bella Hotel Ternate, Sabtu 27 Juni 2026. Ajang tersebut menjadi tahap akhir untuk memilih pasangan putra dan putri terbaik yang akan mewakili Maluku Utara pada Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional 2026.
Dalam sambutannya, Sarbin menegaskan bahwa Pemilihan Duta Bahasa bukan sekadar kompetisi, melainkan upaya membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, serta penguatan sastra sebagai bagian dari identitas bangsa.
Menurutnya, para Duta Bahasa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menginspirasi masyarakat, khususnya kalangan muda, untuk bangga menggunakan bahasa Indonesia, menjaga keberlangsungan bahasa daerah, dan meningkatkan budaya literasi.
“Duta Bahasa memiliki tanggung jawab untuk menumbuhkan kebanggaan berbahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta mengembangkan literasi di tengah masyarakat. Saya berharap para finalis menjadi teladan dalam mengamalkan semangat Trigatra Bangun Bahasa, yaitu mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing,” ujar Sarbin.
Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Maluku Utara 2026 diawali dengan seleksi administrasi yang menjaring 50 peserta terbaik. Dari jumlah tersebut, panitia menyeleksi 20 besar sebelum menetapkan 10 finalis berdasarkan penilaian terhadap program kerja di bidang kebahasaan dan kesastraan.
Sepuluh finalis kemudian mengikuti Santiaji pada 25–26 Juni 2026 sebagai pembekalan materi kepemimpinan, kebahasaan, kesastraan, dan kehumasan sebelum tampil pada malam puncak.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Juni 2026. Pada malam puncak dipilih satu pasangan terbaik Duta Bahasa Putra dan Putri yang akan mewakili Provinsi Maluku Utara pada ajang Pemilihan Duta Bahasa Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap para duta terpilih dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengampanyekan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, memperkuat pelestarian bahasa daerah sebagai warisan budaya, serta mendorong tumbuhnya budaya literasi di tengah masyarakat.
Wakil Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi pemerintah daerah dan Balai Bahasa menjadi wujud komitmen bersama dalam membina generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebahasaan, serta mampu menjadikan bahasa sebagai perekat persatuan dan fondasi pembangunan peradaban bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....