Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting Resmi Diluncurkan di Tidore Kepulauan

  • 24 Jun 2026 06:27 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Tidore - Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara, Ansar Djainahu bersama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan resmi meluncurkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Senin, 22 Juni 2026. Peluncuran program nasional tersebut dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tidak Layak Huni bagi Keluarga Risiko Stunting (RTLH KRS) di Desa Oba, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan.

Program GENTING merupakan salah satu langkah strategis dalam percepatan penurunan stunting melalui pendekatan gotong royong yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas keluarga.

Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara, Ansar Djainahu mengatakan, GENTING merupakan gerakan sosial berbasis kepedulian yang mengandalkan dukungan para orang tua asuh bagi keluarga yang berisiko mengalami stunting. Program tersebut juga menjadi bagian dari lima program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

Menurut Ansar, program ini berjalan sepenuhnya melalui semangat gotong royong tanpa dukungan anggaran dari APBN maupun APBD. Seluruh bantuan diberikan oleh individu, kelompok, maupun lembaga yang memiliki komitmen untuk mendampingi dan membantu keluarga sasaran.

“GENTING merupakan program berbasis gotong royong murni. Tidak ada alokasi dari APBN maupun APBD. Semua berjalan dari kepedulian bersama, dari orang tua asuh yang berkomitmen membantu keluarga risiko stunting,” ujar Ansar.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang terus mendukung implementasi program prioritas nasional tersebut. Dukungan lintas sektor dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat penurunan angka stunting di daerah.

Sementara itu, Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Sekretaris Daerah Ismail Dukumalamo menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan program GENTING. Menurutnya, program ini menjadi salah satu strategi efektif untuk menurunkan prevalensi stunting melalui keterlibatan berbagai pihak.

“Dengan adanya GENTING, kami optimistis target penurunan stunting di Kota Tidore Kepulauan dapat tercapai melalui kerja sama pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” kata Ismail.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan RTLH KRS menjadi salah satu bentuk intervensi awal yang dinilai strategis. Kondisi rumah yang tidak layak huni selama ini menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya risiko stunting karena berkaitan dengan sanitasi yang buruk, keterbatasan akses air bersih, serta lingkungan yang kurang mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui pembangunan hunian yang lebih sehat dan layak, diharapkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat dapat meningkat. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.

BKKBN Maluku Utara berharap GENTING dapat berkembang menjadi gerakan sosial berkelanjutan yang melibatkan ASN, pelaku usaha, tokoh masyarakat, hingga warga untuk menjadi orang tua asuh bagi keluarga risiko stunting di lingkungan masing-masing.

Melalui pendekatan pendampingan langsung dan semangat gotong royong, program ini ditargetkan mampu mempercepat penurunan angka stunting di Maluku Utara, khususnya di Kota Tidore Kepulauan, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari tingkat keluarga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....