Sekretaris Kemendukbangga Dialog dengan Penyuluh KB di Tidore

  • 16 Jun 2026 05:35 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Tidore - Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Sekretaris Utama BKKBN, Budi Setiyono, melakukan kunjungan kerja ke Balai Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Tidore, Tidore Kepulauan, Minggu 14 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia berdialog langsung dengan para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) guna menyerap berbagai aspirasi dan tantangan yang dihadapi di lapangan.

Kunjungan itu turut didampingi Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Maluku Utara Ansar Djainahu, Plt Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kemendukbangga/BKKBN Mayang Mariana, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan Taher Usman, serta Kepala DPPKBP3A Kota Tidore Kepulauan Hasby Marsaoly.

Dalam dialog tersebut, para PKB dan PLKB menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi dalam menjalankan program prioritas Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN maupun implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B di tingkat daerah.

Budi Setiyono mengatakan, kunjungan ke daerah merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi pelaksanaan program di lapangan. Menurutnya, masukan dari para petugas menjadi bahan penting dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Saya hadir di Tidore untuk berbagi rasa dan memahami kondisi yang dirasakan oleh rekan-rekan di lapangan, sehingga kami dapat mengetahui berbagai kendala yang dihadapi dan menerjemahkannya ke dalam kebijakan yang tepat,” ujarnya.

Ia menegaskan, kebijakan yang disusun pemerintah harus berangkat dari persoalan riil yang dihadapi masyarakat. Karena itu, kementerian perlu terus membangun komunikasi dengan para pelaksana program di daerah agar mampu mengantisipasi berbagai tantangan yang muncul.

“Kita sebagai kementerian harus mampu mengantisipasi berbagai tantangan yang akan datang. Karena itu, kita perlu memahami persoalan-persoalan yang paling mendasar. Kebijakan pada hakikatnya dibuat untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di tingkat bawah, bukan hanya yang tampak di permukaan. Itulah sebabnya saya melakukan diskusi, roadshow, dan penggalian informasi langsung, termasuk di Kota Tidore Kepulauan,” kata Budi.

Kemendukbangga/BKKBN berharap berbagai aspirasi, pengalaman, dan masukan yang dihimpun dari para PKB dan PLKB dapat menjadi landasan dalam memperkuat strategi pelaksanaan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana secara nasional, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....