Pengemudi Bentor di Tobelo Berharap Raup Cuan dari Porprov V Maluku Utara

  • 08 Jun 2026 20:04 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Tobelo – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara di Kabupaten Halmahera Utara membawa harapan baru bagi para pelaku usaha transportasi lokal. Salah satunya datang dari pengemudi becak motor (bentor) di Tobelo yang optimistis pendapatan mereka akan meningkat seiring ramainya kedatangan atlet, ofisial, dan pengunjung selama ajang olahraga berlangsung pada 8–15 Juni 2026.

Andi, pemilik sekaligus pengemudi bentor di Tobelo, mengaku mulai merasakan dampak positif dari penyelenggaraan Porprov meski acara pembukaan belum digelar. Menurutnya, aktivitas ekonomi sudah mulai bergerak karena sejumlah cabang olahraga seperti sepak bola dan futsal telah lebih dulu mempertandingkan laga mereka.

“Beberapa hari terakhir sudah mulai terasa peningkatan penghasilan karena ada cabang olahraga yang lebih dulu bertanding. Kami berharap selama Porprov berlangsung, pendapatan bisa terus meningkat,” ujar Andi saat ditemui RRI, Senin, 8 Juni 2026.

Ia mengatakan, para pengemudi bentor menaruh harapan besar pada ajang olahraga terbesar di Maluku Utara tersebut. Kehadiran ribuan atlet dan ofisial dari berbagai kabupaten/kota dinilai akan meningkatkan kebutuhan transportasi di wilayah Tobelo dan Galela sebagai pusat pelaksanaan pertandingan.

Pada hari-hari biasa, Andi mengaku mampu memperoleh pendapatan sekitar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per hari. Namun, jumlah tersebut dapat bertambah apabila ia lebih lama beroperasi dan permintaan penumpang meningkat.

“Kalau rajin beroperasi, penghasilan tentu bisa lebih besar. Karena itu kami berharap Porprov benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Di tengah kondisi ekonomi yang dinilai semakin menantang akibat kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, Andi tetap optimistis menjalani profesinya sebagai pengemudi bentor. Pria asal Sulawesi Selatan yang telah menetap selama tujuh tahun di Tobelo itu bahkan berhasil mengembangkan usahanya dengan memiliki 12 unit bentor.

Unit-unit bentor tersebut tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi dirinya, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga setempat yang ingin menjadi pengemudi. Menurut Andi, usaha bentor masih menjadi salah satu pilihan mata pencaharian yang menjanjikan jika dikelola dengan tekun.

Ia juga menuturkan bahwa momentum hari besar keagamaan, khususnya Natal, selama ini menjadi periode dengan pendapatan tertinggi bagi para pengemudi bentor di Tobelo. Pada momen tersebut, penghasilannya bahkan bisa mencapai Rp1 juta dalam sehari karena tingginya mobilitas masyarakat.

Meski profesi pengemudi bentor kerap dipandang sebelah mata oleh sebagian orang, Andi mengaku tetap bersyukur dengan pekerjaan yang dijalaninya. Baginya, yang terpenting adalah memperoleh rezeki yang halal untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Yang penting hasilnya halal untuk anak dan keluarga. Itu yang selalu saya syukuri,” ujarnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....