Gerak Cepat BKKBN Malut, Bangun Sinergi Percepatan Penanganan Stunting
- 05 Jun 2026 11:24 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting.
Langkah tersebut ditandai dengan kunjungan Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara, Ansar Djainahu, kepada Muhammad Sinen di Kota Tidore Kepulauan, Kamis, 4 Juni 2026.
Pertemuan tersebut menjadi ajang koordinasi awal untuk memastikan sejumlah program prioritas kementerian dapat berjalan optimal di daerah. Dalam kunjungan itu, Ansar didampingi jajaran Kemendukbangga/BKKBN dan pemerintah daerah yang membidangi pengendalian penduduk, keluarga berencana, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Ansar menjelaskan, sejumlah program yang akan dijalankan di Kota Tidore Kepulauan berfokus pada peningkatan kualitas keluarga dan penanganan stunting. Program tersebut meliputi pembentukan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) di Kecamatan Oba Utara, pendirian Sekolah Lansia, serta pembangunan dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Tidore Kepulauan, Bapak Muhammad Sinen, yang telah menerima kunjungan kami serta memberikan dukungan terhadap berbagai program Kemendukbangga/BKKBN di Maluku Utara,” ujar Ansar kepada rri.co.id, Jumat 5 Juni 2026.
Menurutnya, pembangunan dua unit RTLH tahap pertama melalui program GENTING dijadwalkan mulai berlangsung pada Juni 2026. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, dan Kemendukbangga/BKKBN untuk mendukung percepatan penurunan stunting sekaligus pengentasan kemiskinan ekstrem.
Sementara itu, Muhammad Sinen menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pelaksanaan berbagai program Kemendukbangga/BKKBN. Ia menyatakan kesiapan pemerintah kota dalam menyukseskan pembangunan RTLH yang menjadi bagian dari intervensi sosial bagi keluarga berisiko stunting.
“Terkait pembangunan RTLH yang akan dilaksanakan bulan Juni ini, saya siap memberikan dukungan. Insya Allah, jika tidak ada halangan, saya juga akan hadir pada kegiatan peletakan batu pertama,” kata Muhammad Sinen.
Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah tersebut diharapkan dapat mempercepat pencapaian target pembangunan keluarga, menekan prevalensi stunting, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program yang menyasar kelompok rentan secara langsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....